-->

RASA SYUKUR & NIKMAT DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

RASA SYUKUR & NIKMAT DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

RASA SYUKUR & NIKMAT DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
RASA SYUKUR & NIKMAT DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Doaislami - Setiap yang bernyawa pasti akan mati seperti yang tercantum dalam  Alqur'an yang berbunyi:
“Setiap yang berjiwa akan merasakan mati.”
Namun, kenyataan yang terjadi memang banyak sekali diantara kita rasa syukur itu sulit sekali untuk bisa dirasakan karena apa? Karena selalu merasa kurang atas segala sesuatu yang kita miliki dan selalu merasa tidak cukup.

Dan terkadang rasa syukur itu sulit kita dapatkan karena kita sering membanding-bandingkan diri sendiri atas diri orang lain terlebih dalam hal kepemilikan harta, rasa ingin selalu menjadi orang yang paling unggul maka apapun akan dilakukan untuk mendapatkan sesuatu yang di inginkan sehingga rasa syukur tidak hadir dalam diri.

Rasa syukur hanya bisa dirasakan oleh orang yang mau mengingat bahwa dirinya hidup di muka bumi ini bukan hanya untuk bernafas lalu meninggal. Tapi Allah banyak memberi nikmat pada hamba-Nya yang tidak bisa dihitung jari jumlah kenikmatan yang Allah berikan kepada kita.

Rasa syukur sudah menjadi keharusan untuk kita miliki sebagai makhluk Allah yang tidak pernah Allah terlantarkan. Allah senantiasa selalu mencurahkan nikmat yang banyak dan itu tentu patut di syukuri.

Banyak hal yang harus dan dapat kita syukuri di dunia ini. Banyak nikmat yang Allah beri bahkan nikmat-nikmat yang terkadang kita lupa mensyukuri nya. Rasa syukur itu akan hadir jika kita selalu menerima segala sesuatu dengan perasaan yang cukup.

Nikmat Allah yang terkadang kita lupa untuk mensyukuri nya seperti nikmat sehat, nikmat karena kita bisa melihat, bicara, bernafas dan masih banyak nikmat yang di lupakan manusia dan lupa untuk di syukuri itulah sebabnya rasa syukur tidak bisa di rasakan.
Teringat sebuah hadits yang menyatakan harga hal yang 5 sebelum datang yang 5, apa maksudnya?
Seperti terdapat dalam sebuah hadits, yang berbunyi:

عن ‘مرو بن ميمون ابن مهران أن النبي صلى الله عليه وسلم قال لرجل وهو يعظه اغتنم خمسا قبل خمس شبابك قبل هرامك، وصحتك قبل سقمك، وفراغك قبل شغلك، وغناك قبل فقرك، وحياتك قبل موتك

Dari Amru bin Maimun bin Mahran sesungguhnya Nabi Muhammad Saw berkata kepada seorang pemuda dan menasehatinya, “Jagalah lima hal sebelum lima hal. (1) Mudamu sebelum datang masa tuamu, (2) sehatmu sebelum datang masa sakitmu, (3) waktu luangmu sebelum datang waktu sibukmu, (4) kayamu sebelum miskinmu, (5) hidupmu sebelum matimu."

Diatas merupakan hadits tentang menghargai waktu, juga bisa sebagai acuan untuk bisa menghadirkan rasa syukur dalam diri kita karena kita harus bisa mensyukuri setiap nikmat yang telah Allah beri seperti :

Nikmat sehat sebelum datangnya sakit , banyak orang mengatakan sehat itu mahal karena memang saat seseorang jatuh sakit apalagi sakit yang cukup parah membutuhkan banyak biaya untuk pengobatan dan masa penyembuhannya.

Maka dari itu hadirkan rasa syukur atas nikmat sehat yang Allah beri kepada diri kita karena tidak sedikit orang yang merasa dirinya memiliki banyak kekurangan padahal dirinya adalah orang yang sehat. Seharusnya ia bersyukur atas nikmat sehat karena banyak orang di rumah sakit mereka menginginkan kesembuhan dan kesehatan. Maka kita yang Allah berikan kesehatan sudah seharusnya bersyukur.

Nikmat dan rasa syukur haruslah berdampingan karena setiap nikmat yang Allah beri harus ada rasa syukur di dalamnya, bersyukur atas nikmat-Nya.

Jika kamu sulit untuk menghadirkan rasa syukur itu dalam diri maka cobalah untuk selalu menengok kebawah lihatlah mereka yang tidak bisa melihat, berbicara, mendengar bahkan hanya bisa tergeletak di atas kasur tanpa daksa, dan bandingkan dengan diri kita dan ucapkan puji syukur kepada Allah Alhamdulillah kita masih bisa melihat, berbicara, dan mendengar juga masih bisa melakukan segal hal aktifitas di luar sana. Syukuri semuanya karena dengan rasa syukur maka hati kita akan lapang dan tidak terbebani.

Dengan menghadirkan rasa syukur dalam diri juga dapat menambah nikmat Allah yang akan datang pada kita. Seperti dalam ayat Alquran yang berbunyi:
“Dan (ingatlah juga), tatkala Rabbmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7).

Ayat Alquran diatas adalah janji Allah terhadap hamba-Nya yang mau bersyukur atas nikmat yang telah diberikan kepada nya. Dan barangsiapa yang mau bersyukur maka Allah akan menambahkan nikmat kepada nya dan sebaliknya jika kita mengingkari setiap nikmat yang Allah beri maka adzab Allah yang pedih akan menimpa dirinya.
Hidup ini memang fana banyak orang berlomba-lomba hanya untuk mencari kesenangan duniawi nya saja dan lupa akan ukhrowi nya. Hidup ini jangan terlalu menengok ke atas agar kita tidak selalu ingin sama dengan orang yang berada diatas kita sehingga segala cara kita lakukan untuk mendapatkan nya.

Menengoklah ke bawah agar kita bisa bersyukur atas yang kita miliki dibanding orang yang dibawah kita. Dan menengoklah kedepan agar kita bisa melihat kemana kita harus melangkah dan memilih jalan yang benar untuk kita tapaki.

 Intinya jangan terlalu menengok ke atas, dan ke depan tapi, menengoklah ke berbagai arah. Menengok ke atas untuk dijadikan motivasi menengok ke bawah untuk menjadi acuan kita bersyukur, menengok ke depan untuk melanjutkan perjalanan, dan menengok ke belakang untuk dijadikan sebuah pembelajaran.

Mulai sekarang mari kita belajar untuk menghadirkan rasa syukur dalam diri kita atas nikmat dan kasih sayang Allah yang diberikan kepada kita.
LihatTutupKomentar

Dmca