-->

Keutamaan Ibu Hamil Dalam Islam

Keutamaan Ibu Hamil Dalam Islam

Keutamaan Ibu Hamil Dalam Pandangan Islam Keutamaan Ibu Hamil Dalam Pandangan Islam
Ibu hamil memiliki keutamaan tersendiri dalam pandangan islam. Karena islam tahu jika ibu hamil banyak merasakan kesusahan bahkan kesulitan saat hamil. Sehingga dengan ke Maha Adilan nya, Allah mengganti kesusahan itu dengan keutamaannya yang tidak bisa didapatkan selain oleh ibu hamil.

 Keutamaan ibu hamil dalam pandangan islam sangat lah istimewa. Ya, ini sesuai dengan perjuangan nya dalam mengandung, melahirkan, dan menyusui sang anak. Keutamaan ini dijelaskan oleh Rasulullah saw sendiri yang diwasiatkan langsung kepada putrinya. Rasulullah saw bersabda :

 Wahai Fatimah, apabila wanita mengandung, malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan serta melebur seribu kejelekan. Ketika wanita merasa sakit akan melahirkan, Allah menetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang di jalan Allah. Jika dia melahirkan kandungannya, bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Bila meninggal ketika melahirkan, dia tidak akan membawa dosa sedikit pun.

 Di dalam kubur akan mendapatkan pertamanan indah yang merupakan bagian dari taman surga. Allah memberikan pahala kepadanya sama dengan pahalah seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari Kiamat.

 Nah dari hadist itulah jelas sudah keutamaan ibu hamil dalam pandangan islam yang secara rinci ialah sebagai berikut

Keutamaan ibu hamil dalam pandangan islam

1. Memiliki Pahala Mati Syaid

 Ibu hamil setiap harinya bernilai ibadah, sehingga setiap harinya pahala mengalir di catatan amalnya. Dan ketika merasa kesakitan karena akan melahirkan itupun bernilai pahala yang sangat besar. Bahkan jikapun ibu hamil itu meninggal saat melahirkan maka meninggalnya memiliki pahala seperti pahalanya mati syahid, inilah keutamaan ibu hamil dalam pandangan islam yang pertama. Keutamaan Ini merujuk kepada suatu hadist yang berbunyi :

 Tahukah kalian, siapa orang yang mati syahid di kalangan umatku?” beliau menjawab, orang yang mati syahid di kalangan umatku cuma sedikit. Orang yang mati berjihad di jalan Allah, orang yang mati karena Tha’un, orang yang mati tenggelam, orang yang mati karena sakit perut,  dan wanita yang mati karena nifas, dia akan ditarik oleh anaknya menuju surga dengan tali pusarnya.” [HR. Ahmad : 15998].

2. Ditinggikan derajatnya

 Keutamaan ibu hamil dalam pandangan islam juga akan ditinggikan derajatnya bahkan ketika sang bayi sudah lahirpun ketinggian derajatnya tetap sama bahkan lebih tinggi karena menyandang status menjadi seorang ibu.

 Allah SWT berfirman, Kami memerintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandung dengan susah payah dan melahirkan dengan susah payah [pula]. Mengandung sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan. [QS Al Ahqoh: 15].

 Jangankan menurut islam menurut kebiasaan masyarakatpun ibu hamil selalu ditinggikan derajatnya, bahkan seperti halnya seorang ratu yang apapun kemauannya pasti dilaksanakan.

3. Pahala Ibadah Ibu Hamil Dilipatgandakan 

 Rasulullah saw mengatakan bahwa dua rakaat salatnya ibu hamil itu jauh lebih baik dibandingkan dengan 80 rakaat salat yang dilakukan oleh perempuan yang tidak hamil.
Bukan hanya soal pahala dalam shalat saja yang dilipatgandakan, tetapi juga pahala dari setiap ibadah yang di lakukan oleh ibu hamil pasti tercatat berlipat ganda nilainya.

 Ya, kenapa tidak. Karena ibu hamil biasanya merasa sakit, merasa berat, atau bahkan memiliki emosional yang tidak karuan dan menjadikan malas untuk beraktifitas apapun. Sehingga saat sang ibu hamil mampu untuk tetap konsisten dalam beribadah, maka Allah lipat gandakan pahala ibadahnya.

4. Diberi kebaikan dan menghapuskan kejahatan di setiap harinya

 Ibu hamil atau wanita yang mengandung termasuk kedalam wanita yang sedang diberi amanah. Karena bayi yang di kandung merupakan amanah dari Allah. Sehingga Allah memberikan baginya setiap hari dengan 1.000 kebaikan dan menghapuskan 1.000 kejahatan darinya sebagaimana keutamaan ibu hamil dalam pandangan islam.

5.  Diberi pahala 70 tahun shalat dan puasa

 Seorang ibu hamil dan bersalin juga dikatakan Rasulullah SAW akan mendapatkan pahala 70 tahun salat dan juga puasa.

 Selain itu, setiap rasa sakit dalam setiap urat sarafnya, akan digantikan oleh Allah SWT dengan mengaruniakan 1 pahala haji.

 Mungkin keutamaan ibu hamil dalam pandangan islam yang ke 5 ini sedikit berlebihan. Tetapi memang inilah keutamaan yang Allah berikan kepada Ibu hamil. Allah Maha Adil oleh karena nya ketetapanNya tidak ada yang berlebihan, karena Allah pasti membalas sesuatu dengan hal yang setimpal.

 Seperti dalam 1 syaraf yang putus saat bersalin di balas oleh Allah dengan 1 pahala haji. Ini setimpal, melihat betapa sakitnya proses persalinan itu dan juga betapa sakitnya saat urat syaraf dalam tubuh kita terputus. Yang mana rasa sakit itu hanya dirasakan oleh ibu hamil yang akan bersalin, sehingga keutamaan istimewa ini hanya untuk ibu hamil.

 Keutamaan ibu hamil dalam pandangan islam ini begitu istimewa. Betapa mulianya wanita dalam pandangan islam, waktu kecil memberikan pahala bagi kedua orang tuanya, ketika menikah menyempurnakan agama pasangannya, ketika hamil diberi keutamaan yang begitu istimewa oleh Allah, bahkan ketika telah menjadi seorang ibu tak tanggung tanggung Allah letakan surga anak anaknya di bawah telapak kakinya MasyaAllah...
LihatTutupKomentar

Dmca