-->

KEUTAMAAN DARI SIFAT TAWADHU

KEUTAMAAN DARI SIFAT TAWADHU

KEUTAMAAN DARI SIFAT TAWADHU
KEUTAMAAN DARI SIFAT TAWADHU

Doaislami - Jika sebelumnya kita telah membahas tentang bahaya sifat sombong, karena memang sifat sombong merupakan sifat yang tidak terpuji. Maka sekarang akan sedikit membahas tentang keutamaan dari sifat tawadhu, setiap yang buruk akan berdampak tidak baik. Sebaliknya, setiap yang baik tentu akan memiliki dampak positif seperti hal nya sifat tawadhu yang mendatangkan keutamaan untuk orang yang memiliki sifat seperti itu.

Sebelum kepada keutamaan sifat tawadhu itu seperti apa, kita akan membahas sedikit seputar tawadhu itu sendiri.

Jadi, tawadhu adalah sifat rendah hati, yang mana tawadhu ini termasuk kedalam akhlak terpuji dalam islam. Tidak setiap orang memiliki akhlak seperti ini karena faktanya tawadhu hanyalah bisa di miliki oleh orang-orang yang mau merendahkan hati nya yang siap menerima kebenaran dengan lapang, dan hal itu tentu saja akan terasa sulit dilakukan oleh orang yang memiliki sifat tinggi hati dalam dirinya.

Orang yang rendah hati tidak akan merasa diri nya berada diatasnya orang lain justru sebaliknya ia selalu merasa dirinya rendah di bawah Allah swt dan hamba-hamba nya yang lain. Akan senantiasa menerima ilmu dan nasehat meski itu datang nya dari anak kecil sekalipun atau dari orang yang lemah dari dirinya. Karena jika seseorang tidak bisa menerima kebenaran dari orang yang lemah sekalipun maka ia telah menyombongkan dirinya di hadapan Allah karena hakikatnya kebenaran adalah milik Allah dan datangnya dari Allah swt.

Allah swt telah memerintahkan manusia untuk bisa bersifat tawadhu’ dan sangat melarang kepada Hamba-nya menyombongkan diri.

Seperti dalam QS. Al-Isra’ ayat 37 yang artinya:

“Dan janganlah engkau berjalan dimuka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung.”

Ayat diatas menjelaskan bahwa Allah memperingatkan manusia agar hidup di muka bumi dengan tidak menyombongkan diri. Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk lemah yang tidak berdaya tanpa pertolongan dan kekuatan dari Allah swt lantas apa yang pantas manusia sombongkan.

Karena bahwasanya orang-orang yang termasuk kedalam hamba Allah swt adalah orang yang senantiasa hidup di muka bumi dengan tidak menyombongkan diri, ia adalah hamba Allah yang mulia yang mempunyai sifat rendah hati tidak ada kesombongan dalam dirinya tidak merasa lebih baik dari orang lain. Meski ia dihina oleh orang yang tidak lebih pintar dari nya namun ia tidak membalas menghina ia tetap rendah hati dan tersenyum menghadapi nya dan jika ada pun orang yang bodoh menyapa nya dengan kata-kata menghina dan tidak pantas di ucapkan ia membalasnya dengan salam, maka itu adalah sebaiknya baik nya makhluk Allah yang memiliki akhlak terpuji.

Seperti firman Allah swt dalam QS. Al-Furqan ayat 63. Allah berfirman :

“Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan dibumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, “salam”.

Seperti yang kita tahu segala sesuatu memiliki timbal balik, dalam Islam setiap perbuatan buruk tentu akan berdampak buruk dan setiap perbuatan baik akan memiliki keutamaan didalamnya untuk orang yang senantiasa melakukan nya. Dan untuk orang yang memiliki sifat rendah hati akan mendapatkan beberapa keutamaan.

Keutamaan orang yang memiliki rendah hati dalam pandangan islam begitu lua biasa, hakikatnya memang manusia adalah makhluk yang Allah ciptakan sebagai Khalifah di muka bumi. Tapi tidak untuk hidup seenaknya tanpa aturan apalagi berani menyombongkan diri dihadapan makhluk yang lainnya terutama di hadapan Allah SWT. Kita di perintahkan untuk bisa bertawadhu karena itu merupakan sifat orang yang bertakwa kepada Allah, tidak lah pantas Kita menyombongkan diri pamer kekayaan, kecerdasan, jabatan dan pamer atas semua yang kita miliki.

Orang yang rendah hati akan mendapatkan keutamaan sebagai berikut

1). Rendah hati akan memudahkan jalan menuju surga

Rasulullah saw bersabda:

“Tidak akan masuk surga siapa yang dalam hatinya terdapat kesombongan walaupun hanya sebesar zarrah.”(HR.Muslim)

Dari hadits diatas menyebutkan bahwa seseorang tidak akan masuk surga jika dalam hatinya terdapat sebuah kesombongan meski sedikit. Maka orang yang dalam dirinya memiliki sifat rendah hati ia akan dimudahkan jalan nya menuju surga.

2).Mencegah dari sifat sombong

 Rasulullah SAW. bersabda :

“Dan Allah mewahyukan kepadaku agar kalian saling merendah diri agar tidak ada seseorang pun yang berbangga diri pada yang lain dan agar tidak seorang pun berlaku zalim pada yang lain.” (HR. Muslim)

Hadits diatas memerintahkan untuk saling merendah diri dan saling menghargai satu sama lain, dengan rendah hati maka kita akan terhindar dari sifat sombong dan tinggi hati.

3).Di angkat derajatnya oleh Allah swt

Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah SAW. bersabda :

“Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah akan menambah kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim)

Hadist diatas menyebutkan bahwa Allah SWT akan menambah kemuliaan kepada orang yang mau memberi maaf kepada orang lain, juga akan mengangkat derajat orang yang merendahkan diri terhadap Allah dan orang yang memiliki sifat rendah hati.

4). Akan disegani dan dihormati orang lain

Orang yang memiliki sifat rendah hati akan senantiasa disegani dan dihormati oleh orang lain karena mereka tahu atas kelebihan yang kita punya namun kita tidak pernah menyombongkan diri maka mereka akan sangat segan dan menghormati orang yang seperti itu.

5). Akan disenangi banyak orang

Orang yang rendah hati juga tentunya akan sangat disenangi banyak orang karena memang pada dasarnya orang lain tidak menyukai orang yang sering membangga-bangga kan dirinya dan menyombongkan diri.

6). Hatinya selalu merasa tenang

Orang yang senantiasa rendah hati hatinya akan selalu merasa tenang karena ia tidak memiliki beban dalam hatinya tidak pernah merasa tersaingi oleh orang lain dan senantiasa bersyukur atas apa yang ia miliki tanpa harus iri dengan kepunyaan orang lain.

7). Tawadhu adalah jalan menuju kedudukan mulia

Dari Abu Bakar Ash-Shidiq, ia berkata:

“Kami dapati kemuliaan itu datang dari sifat takwa, qana’ah(merasa cukup), muncul karena yakin (pada apa yang ada di sisi Allah), dan kedudukan yang mulia didapat dari sifat tawadhu’ .”

Orang yang memiliki sifat tawadhu adalah orang yang akan mendapat kan kedudukan yang mulia di sisi Allah SWT.

8). Menjadikan Rasulullah sebagai suri tauladan

Meski Rasulullah Saw adalah manusia pilihan Allah yang memiliki  kemulian dan keistimewaan dalam dirinya, namun tidak pernah sedikitpun menyombongkan diri. Bahkan beliau mau memberi salam terhadap anak kecil yang tentu saja kedudukan nya di bawah beliau.

Dari Anas, ia berkata : 

“Sungguh, Rasulullah biasa berkunjung kepada kaum Anshor. Lantas beliau memberi salam kepada anak-anak kecil dan mengusap kepalanya.” (HR. Ibnu Hibban)

Itulah beberapa keutamaan untuk orang yang memiliki sifat tawadhu, karena memang sifat tawadhu adalah sifat yang sangat di anjurkan Allah SWT dan merupakan syariat islam. Mari kita belajar untuk bisa memiliki sifat tawadhu agar kita termasuk kedalam golongan orang-orang yang bertakwa kepada Allah SWT.
LihatTutupKomentar

Dmca