-->

SEPUTAR SEJARAH PERADABAN ISLAM

SEPUTAR SEJARAH PERADABAN ISLAM


SEPUTAR SEJARAH PERADABAN ISLAM
SEPUTAR SEJARAH PERADABAN ISLAM


Doaislami - Sejarah secara Etimologis adalah berasal dari kata Arab “Syajarah” yang berarti pohon kehidupan.

Peradaban adalah semua bidang kehidupan untuk kegunaan praktis.  Dalam pengertian peradaban memang ada yang mengatakan sama dengan arti kebudayaan tapi,juga ada yang mengatakan tidak sama. Peradaban adalah keadaan yang nyata yang terjadi di masyarakat, apakah masyarakat tersebut mengalami kemajuan atau kemunduran baik dari segi sosial,politik,dan ekonomi.

Islam adalah agama yang rahmatan lil alamiin  agama yang sempurna yang ajaran-ajarannya diwahyukan Allah kepada seluruh umat manusia melalui Nabi Muhammad SAW.

Nah, di artikel kali ini akan membahas seputar sejarah peradaban islam. Dimana memang yang namanya sejarah tidak akan terlepas dari kehidupan kita selama kita masih berjalan diatas bumi masih tinggal di bawah langit. Juga tidak akan terlepas dari peradaban karena memang kita sebagai manusia yang di utus Allah sebagi penghuni bumi maka kita akan ada keinginan menciptakan sebuah kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk bertahan hidup. Maka munculah bidang-bidang seperti bidang sosial, politik dan ekonomi. Itu semua kegiatan yang dari waktu ke waktu akan mengalami kemajuan melalui proses yang panjang maka sebuah proses dari perjalanan kegiatan tersebut lahir menjadi sebuah peradaban.

 Dibawah ini beberapa sejarah peradaban Islam

KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN KHULAFAURRASYIDIN

Khulafaurrasyidin terdiri atas empat sahabat nabi saw. Yang tentunya pasti memiliki karakter yang berbeda-beda.  Berikut karakteristik khulafayrrasyidin.

Khalifah Abu bakar as Shidiq mempunyai karakter yang lemah lembut dan tegas. Dengan sifatnya yang lembut dapat merangkul dan menyadarkan orang-orang yang ingin berbuat makar, jika orang yang dihadapi abu bakar Ash-Shiddiq keras maka beliau hadapi dengan ketegasan nya.

Kholifah Umar bin Khattab mempunyai karakter yang Cerdas, tegas dan mengutamakan kepentingan rakyat tidak egois itu artinya tidak mementingkan dirinya sendiri saja. Kecerdasan yang di miliki Umar bin Khattab sangat berpengaruh untuk kemajuan masyarakat karena sangat diperlukan untuk membangun dasar-dasar kemasyarakatan yang islami.

Usman bin Affan mempunyai karakter yang penyantun, sabar dan sholeh. Dengan karakter beliau maka kemakmuran dapat dirasakan oleh masyarakat nya baik secara jasmani atau rohani.

Ali bin Abi Thalib memiliki karakter yang tegas, dan mengutamakan kebenaran. Pada masa usman bin affan kondisi sudah aman. Dan kekacauan terjadi lagi pada masa Ali bin abi thalib. karakter seperti beliau ini sangat diperluka pada masanya.

SEPUTAR SEJARAH PERADABAN ISLAM

PERJALANAN MUAWIYAH BIN ABI SUFYAN MENDIRIKAN BANI UMAYYAH MENGGANTIKAN PEMERINTAHAN HASAN BIN ALI

Awalnya muawiyyah bin abi sufyan pada masa Khulafaur Rasyidin diangkat menjadi salah seorang panglima perang, yang pada saat itu kaum muslimin selalu mendapat kan kemenangan dari berbagai perang yang  saat itu terjadi pada masa pemerintahan umar bin Khattab. Kemudian pada saat umar bin Khattab wafat maka kedudukan nya digantikan oleh Usman bin Affan. Dan muawiyah di angkat menjadi gubernur untuk wilayah syria.

Setelah Usman bin Affan wafat maka digantikan oleh Ali bin Abi Thalib. Namun, pada masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib ini terjadi konflik antara ali dan muawiyah yang membawa mereka pada sebuah peperangan yang di sebut perang siffin. Perang ini berakhir dengan perdamaian diantara kedua belah pihak.

Ketika Ali bin Abi Thalib wafat terbunuh maka kaum muslimin mengangkat putranya Hasan bin Ali untuk menggantikan kedudukan sang ayah menjadi Khalifah. Namun, melihat keadaan nya yang tidak menentu saat itu Hasan bin Ali memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya dan menyerahkan jabatan nya kepada muawiyah bin Abi Sufyan. Di berikan nya jabatan tersebut berlangsung di kota kuffah. Tahun penyerahan nya jabatan tersebut menjadi sejarah yang dikenal dengan Amul Jama'ah (Tahun kesatuan). Maka disanalah Muawiyah bin abu Sufyan resmi menjadi Khalifah dan berdirilah Bani Umayyah.

MASA DISINTEGRASI PADA MASA BANI ABBASIYAH


Disintegrasi, dimana keadaan menjadi terpecah belah dari kesatuan yang awal nya utuh menjadi terpisah-pisah. Sebenarnya awal dari disintegrasi mulai pada masa bani dinasti umayyah lebih tepatnya pada akhir zaman dinasti Umayyah. Namun, memuncak pada zaman dinasti Abbasiyah. Disintegrasi yang terjadi dalam bidang politik yang mengalami kemerosotan juga dalam bidang ekonomi yang melemah. Banyak faktor penyebab dari terjadinya disintegrasi seperti perebutan kekuasaan di pusat pemerintahan, persaingan antar bangsa, kemerosotan ekonomi juga menjadi penyebab adanya disintegrasi.

Semenjak pemerintahan Harun ar-Rasyid (786-809M/170-194H)  bani Abbasiyah berada di atas awan artinya berada dalam masa keemasan nya. Namun, siapa sangka ternyata pada masa itu juga awal muncul benih-benih disintegrasi apalagi saat penurunan tahta Harun Ar Rasyid kepada putranya Al amin dan Al ma'mun. Yang tidak diduga adalah pada saat ayahnya wafat Al amin mengkhianati hak adiknya yaitu al ma'mun dia menunjuk putranya untuk menggantikan kedudukan nya kelak. Disanalah awal terjadi perpecahan dan perang saudara yang di menangkan oleh Al ma'mun.

ALASAN ISLAM MELAKUKAN PERLUASAN DI WILAYAH SPANYOL, SERTA KEBERHASILAN YANG DI CAPAI

Pada saat itu spanyol sedang dihadapkan pada sebuah masalah sedang terjadi kemelut dan suasana lumayan kacau pada masa kerajaan Visigothic kerajaan yang berdiri dan berkuasa pada saat itu. Tharif bin Malik sebagai perintis dan penyelidik. Dia berhasil memasuki wilayah Spanyol dengan membawa satu pasukan. Kemudian, pada tajun 711 M Musa bin Nushair mengirimkan kembali pasukan yang lebih banyak sedikitnya 7000 pasukan menyerbu spanyol di bawah pimpinan Thariq bin ziyad.
Atas dorongan dan keinginan yang besar untuk memperoleh harta rampasan perang. Perluasan wilayah dilanjutkan pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz.

Saat itu memang umat islam mudah menaklukan spanyol disebabkan oleh dua faktor. Faktor eksternal (dari luar) dan faktor internal(dari dalam). Faktor Eksternal karena pada saat itu spanyol sedang berada di fase rendahnya terpuruk dalam bidang sosial, politik, dan ekonomi. Juga warga spanyol yang memiliki toleransi tinggi antar agama. Ramah dan menyambut umat islam dengan baik. Faktor internal karena pasukan dan pemimpin islam pada saat itu memiliki semangat membara dan percaya diri yang tinggi.

PROSES BERDIRINYA TIGA KERAJAAN ISLAM, SERTA KEMUNDURAN NYA

Bidang politik mengalami kemajuan dan berkembang pada saat mulai munculnya tiga kerajaan islam. Ketiga kerajaaan islam tersebut meliputi  Kerajaan Usmani di Turki, Kerajaan Mughal di India, dan Kerajaan Syafawi di Persia.

1).Kerajaan Usmani

Kerajaan Usmani didirikan oleh bangsa Turki dari kabilah Oghuz yang mendiami daerah Mongol dan daerah utara negeri Cina.  Pada tahun 923 -- 1342 merupakan masa Usmaniyah,  Dalam waktu kurang lebih 6 abad pemerintahan Utsmaniyah menjadi  bagian yang paling penting sebagai satu-satunya yang mampu menjaga dan melindungi kau muslimin pada saat itu.

Setelah menjalani masa-masa keemasannya itu, kerajaan Usmani akhirnya mengalami masa kemunduran. Ketika itu Kemunduran kerajaan Usmani terjadi setelah wafatnya Sulaiman Al Qonuni, wafatnya Sultan Salman maka terjadi perebutan kekuasaan antara putranya sendiri.

2).Kerajaan Mughal

Kerajaan Mughal adalah kerajaan yang terletak di India. Kerajaan Mogul/Mughal ini didirikan oleh Zahiruddin Muhammad Babur (1526-1530M) salah satu dari cucu Timur Lenk. Ayahnya Umar Mirza, penguasa Ferghana. Babur mewarisi daerah Ferghana dari orang tuanya ketika ia masih berusia 11 tahun. Kerajaan mughal mengalami masa jaya atau keemasannya karena kerajaan ini termasuk kerajaan adikuasa dan termasuk kerajaan terbesar yang ada di dunia.  Pada masa kejayaannya kerajaan Mughal mampu menguasai wilayah yang sangat luas, Kerajaan Mughal ternyata merupakan penghasil rempah-rempah, gula, wol, parfum, dan produk-produk lainnya.

Setelah kerajaan mughal berada pada masa jaya dan keemasan nya pada abad ke 18 kerajaan ini mengalami kemunduran. Kekuasaan di bidang politik mulai merosot dan menjadi ajang perebutan. terjadi perlawanan india terhadap inggris dan kemengan berpihak pada inggris bahkan raja terakhir mughal Bahadur syah diusir dari istana berakhirlah kekuasaan kerajaan mughal pada saat itu.

3).Kerajaan Syafawi

Kerajaan syafawi ini awalnya berasal dari sebuah gerakan tarekat yang berdiri di Ardabil, sebuah kota di Azerbaizan. Tarekat ini diberi nama tarekat Safawiyah. Nama Safawiyah diambil dari nama pendirinya yaitu Safi al-Din (1252-1334 M.). Nama safawi ini terus dipertahankan sampai tarekat ini akhirnya menjadi sebuah gerakan politik,dan terus dilestarikan setelah gerakan ini berhasil menjadi sebuah kerajaan. Pada tahun 1459 M Junaid berusaha merebut Ardabil, tetapi gagal. Meskipun junaid gagal dalam usaha merebut wilayah. Namun perlu di ingat junaid telah berhasil merubah suatu gerakan tarekat mejadi gerakan pokitik dan akhirnya menjadi sebuah kerajaan yaitu kerajaan syafawi. 

Kemudian kerajaan syafawi mengalami kemunduran jika sebelumnya saat kerjaan syafawi di pegang oleh abbas I dan mencapai puncak kejayaannya. Maka setelah wafatnya Abbas I keadaan menjadi kacau pada saat itu kerajaan syafawi diperintah oleh 6 raja berturut-turut. Namun, tidak mengalami perbaikan yang terjadi hanyalah kemunduran yang akhirnya membawa pada kehancuran. Ke 6 raja tersebut tidak menggunakan kekuasaan nya dengan baik malah kebanyakan berbuat kerusakan, suka berfoya-foya dan mabuk-mabukan.
LihatTutupKomentar

Dmca