-->

PENCIPTAAN LANGIT DAN BUMI

PENCIPTAAN LANGIT DAN BUMI


PENCIPTAAN LANGIT DAN BUMI

Doaislami
- Allah menciptakan langit dan bumi beserta segala isinya termasuk manusia yang Allah ciptakan untuk menjadi salah satu penghuni dibumi. Allah menciptakan langit dan bumi sebelum menciptakan manusia dan makhluk-makhluk lainnya. Allah menciptakan langit dan bumi hanya dengan enam hari saja, atas kehendaknya semua bisa tercipta dengan segala kesempurnaan-Nya.

Sebelum penciptaan manusia memang Allah swt menciptakan langit dan bumi terlebih dahulu, proses penciptaan langit dan bumi tentu saja tertera dalam Alqur'an disana dijelaskan bagaimana proses penciptaan langit dan bumi tersebut, dengan begitu kebenaran nya di buktikan dengan ilmu pengetahuan modern. Al-Qur'an lah sumber yang paling di percaya. Jikapun ada ilmuan-ilmuan barat yang mengemukakan proses tercipta nya langit dan bumi dengan teori-teori mereka maka teori mereka jika sesuai dengan Al-Qur'an maka diambil jika tidak sesuai maka Al-Qur'an merupakan satu-satunya sumber yang dipercaya dan di dahulukan dibanding teori-teori lainnya.

Penciptaan langit dan bumi selama enam hari di mulai dari hari ahad sampai dengan hari jum'at

Sebagaimana Firman Allah SWT yang artinya:

“Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy…” (Qs. As Sajadah : 3).

Sebab itulah hari jum'at menjadi raja nya hari dan merupakan hari raya bagi umat islam. Bumi lebih dahulu di ciptakan sebelum langit.

Sebagaimana Firman Allah SWT yang artinya:

" Dia-lah Allah, yang menciptakan segala yang ada di bumi untuk kamu kemudian Dia naik ke atas dan menjadikan tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Al Baqoroh : 29)

Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah menciptakan langit dan bumi hanya dengan enam hari saja Allah mampu, mengenai hari yang disebut kan dalam penciptaan langit dan bumi memang ada beberapa pendapat ulama. Sebagian mengatakan bahwa hari yang dimaksud adalah seperti hari-hari biasa pada umumnya. Namun, sebagian ulama lain menyebutkan bahwa hari yang di maksud ialah satu hari nya sama dengan 1000 tahun dari hari biasanya. Tapi mayoritas ulama menyatakan sama satu harinya sama dengan hari-hari biasa.

Allah menciptakan bumi dahulu karena di ibaratkan seperti rumah yang awal pembangunan nya pasti membuat pondasi terlebih dahulu dan kemudian atap nya. Maka bumi adalah pondasi dan langit adalah atapnya

Allah SWT berfirman:

 “Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu tempat menetap dan langit sebagai atap” (Qs. Ghofir : 64.

Mungkin sebagian orang hanya tahu Allah menciptakan tujuh lapis langit tidak dengan bumi. Padahal Allah swt juga menciptakan bumi sama halnya dengan langit yaitu tujuh lapis hanya saja dalam penyebutan nya terkadang hanya langit yang disebut kan tujuh lapis, padahal bumi pun tujuh lapis.

, “Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.” (Qs. At Tholak : 12).

Dan dikuatkan dengan sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, “Barangsiapa berbuat kezaliman (menyerobot tanah orang lain meski hanya) sejengkal tanah, maka Allah akan menimbunnya dengan tujuh lapis bumi.

Islam memiliki aturan yang telah di tetapkan Allah swt maka dari itu jangan pernah sesekali melanggar apa yang telah di larang Allah, karena Allah swt akan senantiasa membalas perbuatan hamba-Nya sesuai dengan yang telah hamba-Nya perbuat. Maka bertakwa lah kepada Allah dengan mengikuti setiap aturannya melaksanakan apa yang di perintahkan dan menjauhi apa yang dilarang.

Kemudian setelah itu Allah swt memisahkan antara langit dan bumi. Disanalah Allah ciptakan makhluk-makhluk lainnya untuk mengisi bumi, Allah ciptakan makhluk-makhluk nya sesuai dengan kadar nya masing-masing. Bertiup lah angin dan turunlah hujan dengan begitu tumbuhlah tumbuhan-tumbuhan hijau dan tumbuhan lainnya, Allah ciptakan gunung-gunung dengan kokoh, Allah ciptakan Lautan dengan hamparan nya yang luas, Allah ciptakan rembulan sebagai penerang dikala malam telah datang, Allah ciptakan bintang-bintang sebagai penghias langit agar tak terlihat masam. Allah menjadikan setiap Makhluk-Nya berpasang-pasangan, semua itu terjadi atas kehendak Allah dan itu semua adalah bukti dari kebesaran-Nya.

Jarak antara langit dan bumi di ibaratkan seperti kita menempuh perjalanan lima ratus tahun perjalanan. Bisa dibayangkan betapa jauh nya jarak langit dan bumi, begitu juga dengan satu lapisan ke lapisan lainnya sama jauhnya.

 Disebutkan dalam hadits riwayat Abbas bin Abdul Mutthalib Radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah Saw. Bersabda:

"Tahukah kalian berapa jarak antara langit dan bumi? Kami berkata, “Allah dan RosulNya lebih mengetahui”, kemudian beliau bersabda, “Jarak keduanya adalah perjalanan lima ratus tahun, dan antara satu langit dengan langit selanjutnya perjalanan lima ratus tahun, dan tebal setiap langit adalah perjalanan lima ratus tahun, dan diantara langit ketujuh dengan arsy ada laut yang jarak antara dasar dan atasnya adalah seperti jarak antara langit dan bumi, dan Allah diatas itu semua, tidak tersembunyi baginya amalan manusia.

Sebagai manusia ciptaan Allah swt yang mana telah Allah beri akal kepada kita maka sepantasnya kita harus selalu mensyukuri atas segala nikmat yang telah Allah beri tanpa henti, tanpa kita sadari begitu banyak hal yang telah Allah persembahkan untuk kita begitu banyak nikmat yang telah Allah beri. Lalu apa yang sudah kita persembahkan untuk Allah?

Marilah mulai dari sekarang belajar agar selalu mensyukuri atas apa yang sudah menjadi takdir kita karena takdir Allah adalah takdir yang begitu sempurna.

LihatTutupKomentar

Dmca