MALU ITU HARUS, MALU YANG BAGAIMANA?

MALU ITU HARUS, MALU YANG BAGAIMANA?

MALU ITU HARUS, MALU YANG BAGAIMANA?
MALU ITU HARUS,MALU YANG BAGAIMANA?

 Doa Islami - Sifat malu adalah sifat yang memang harus dimiliki seseorang. kenapa? Karena dengan rasa malu akan mengontrol diri kita dari perbuatan-perbuatan yang memang seharusnya kita hindari. jadi muncullah pertanyaan dalam hati,malu itu harus tapi malu yang bagaimana 

 Terkadang seseorang melakukan hal-hal yang menurutnya baik dan di anggap biasa saja dan tidak memalukan, namun tahukah kamu bisa saja apa yang kamu lakukan itu terlihat memalukan di hadapan orang lain.

 Sifat malu bukanlah sifat yang buruk, karena terkadang ada orang yang menganggap malu itu adalah sifat yang kurang baik karena bisa menghambat kemajuan seseorang dalam hal bersosialisasi.

 Padahal bukan sifat malu nya yang menjadi penghambat tapi sifat tidak percaya diri yang membuat seseorang tidak bisa bersosialisasi, malu itu bagus karena dengan rasa malu itu kita bisa bertindak dengan hati-hati agar kehormatan kita terjaga.

Malu juga termasuk sebagian dari iman. Seperti dalam hadits Nabi mengatakan:

وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ الْإِيمَانِ

“Rasa malu cabang dari keimanan.”

Hadits diatas menunjukkan bahwa rasa malu termasuk cabang keimanan kita. Kita di wajibkan beriman maka dari itu malu sifatnya wajib. Karena ketika seseorang kehilangan rasa malu, maka ia akan kehilangan salah satu cabang keimanannya, dengan begitu keimanan nya tidak sempurna. Sesuatu yang dapat menghilangkan keimanan biasanya hukumnya wajib. Seperti shalat fardhu hukumnya wajib untuk kita kerjakan karena shalat menjadi tanda keimanan kita terhadap Allah SWT jika shalat itu kita tinggalkan maka hilanglah keimanan kita terhadap Allah SWT.

Malu merupakan akhlak yang baik dan sangat dianjurkan oleh Islam. Dalam sebuah hadits mengatakan:

إِنَّ لِكُلِّ دِينٍ خُلُقًا، وَخُلُقُ الْإِسْلَامِ الْحَيَاءُ

“Setiap agama mempunyai ciri khas akhlak dan ciri khas akhlak Islam itu rasa malu.” (HR. Ibnu Majah)

Setiap agama memiliki ciri khas akhlaknya masing-masing dan ciri khas akhlak umat islam adalah rasa malu, maka ciri khas muslim adalah sifat malu nya maksudnya adalah malu ketika harus berbuat kemaksiatan dan keburukan lainnya dan malu saat harus meninggalkan sebuah kebaikan.

Tahukah kamu? Bahwa Allah swt mensifati dirinya pemalu atau disebut juga dengan  Al-Hayyiyu(yang maha pemalu). Maksud dari Allah mempunyai sifat pemalu adalah Malu ketika hamba-hamba-Nya yang berdo'a memohon kepada Allah swt tidak dikabulkan do'anya. Itulah mengapa Allah SWT senantiasa mengabulkan do'a-do'a hamba-Nya yang ia kehendaki.

Disebutkan dalam sebuah hadist. Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ اللَّهَ حَيِيٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِي إِذَا رَفَعَ الرَّجُلُ إِلَيْهِ يَدَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا خَائِبَتَيْنِ

“Sesungguhnya Allah Maha Hidup dan Maha Mulia, Dia merasa malu apabila seseorang mengangkat kedua tangannya kepadaNya dan kembali dalam keadaan kosong tidak membawa hasil.” (HR. Tirmidzi & Baihaqi)

Allah saja memiliki sifat malu jika seorang hamba berdo'a dan tidak mengabulkan nya, seharusnya kita sebagai hamba-Nya harus lebih malu jika kita melakukan perbuatan dosa yang sudah jelas dilarang oleh Allah swt.

Tiga macam malu yang bisa kita terapkan dalam diri kita

a).Malu kepada Allah swt

Maksud malu kepada Allah swt adalah kita senantiasa mengerjakan apa yang di perintahkan nya dan menjauhi segala larangannya. Kita seharusnya malu jika kita meninggalkan sesuatu yang telah diwajibkan untuk kita. Malu jika berbuat keburukan, karena orang yang beriman maka ia akan tahu kapanpun dan dimanapun Allah swt melihat segala aktivitas yang kita lakukan. Saat kita berbuat kebaikan Allah tahu dan saat kita melakukan kemaksiatan pun Allah akan tahu meski kita melakukan nya dengan sembunyi-sembunyi.

b). Malu Kepada Manusia

Malulah kepada manusia dalam artian malu ketika kita melakukan sebuah kesalahan. Malu kepada manusia seperti malu kepada Seorang ulama ,orang tua, guru dan orang-orang yang memang seharusnya kita segani karena kita merasa hormat terhadap mereka. Malu lah kepada manusia saat aurat kita yang semestinya kita jaga terlihat oleh orang lain, malu lah saat sikap kita kurang sopan terhadap orang lain.

c).Malu kepada diri sendiri

Saat seseorang memiliki rasa malu terhadap dirinya sendiri maka akan menjauhi perbuatan maksiat saat dirinya sedang sendiri. Ia akan merasa malu jika sebuah keburukan yang ia lakukan  itu terlihat oleh orang lain. Saat seseorang melakukan sebuah perbuatan kurang baik dan ia malu atas perbuatan yang ia lakukan maka orang tersebut berhak mendapat kemuliaan.

Dengan menerapkan ketiga rasa malu diatas malu kepada Allah swt, malu kepada manusia dan malu kepada diri sendiri. Maka secara tidak langsung kita sedang menjaga kehormatan dalam diri kita.

Namun ada beberapa sifat malu yang semestinya tidak kita lakukan yaitu malu ketika akan berbuat kebaikan, malu ketika akan menyampaikan kebenaran. Tidak ada anjuran kita harus malu jika kita berbuat baik dan benar justru seharusnya kita bisa melakukan dan menyampaikan hal tersebut dengan tegas.

Semoga kita semua bisa belajar menerapkan ketiga sifat malu yang telah dijelaskan di atas agar kita senantiasa selalu menjadi manusia yang berakhlak baik dan beretika.

0 Response to "MALU ITU HARUS, MALU YANG BAGAIMANA?"

Post a Comment

dmca

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel