-->

Luar Biasanya Sunah Rasulullah

Luar Biasanya Sunah Rasulullah

Luar Biasanya Sunah Rasulullah
Luar Biasanya Sunah Rasulullah

Doaislami - Mungkin kata sunah tidak asing lagi di telinga kita. Namun ada dua kata sunah yang kita kenal selama ini. Ada sunah yang berarti sebuah hadist (As sunah) atau segala sesuatu yang di sandarkan kepada Rasulullah saw baik berupa perkataan (qauliyah), perbuatan (fi’liyah), maupun ketetapan (taqrir). Ada juga sunah yang berarti apabila di kerjakan mendapat pahala dan apabila tidak di kerjakan tak berdosa. Sunah yang kedua ini termasuk ke dalam salah satu bagian dari hukum fiqih.

Sunah yang kedua mungkin lebih sering di sebut dengan sunat. Namun, ada juga orang yang memanggilnya sunah bukan sunat. Ya ini wajar wajar saja, karena kedua kata tersebut jika di tuliskan dalam bahasa Arab sama sama diakhiri dengan ta marbutoh. Dimana apabila ada kalimat bahasa Arab yang diakhiri dengan ta marbutoh memang bisa dibaca dengan dua versi. Ada yang membacanya dengan h atau t.

Jika masih belum faham, coba perhatikan perbedaan dari contoh sunah (As Sunah) dan sunah (sunat) berikut ini.

Contoh sunah (As Sunah)
Islam adalah agama yang sempurna, dimana islam merupakan rahmatan lil ‘alamin atau rahmat bagi seluruh alam. Hukum dasar dari ajaran islam itu sendiri adalah Al Quran dan As Sunah (hadist nabi Muhammad saw).

Contoh sunah (sunat)
Selaku seorang muslim kita pasti senantiasa melaksanakan shalat fardu 5 waktu dalam satu hari satu malam. Selain shalat 5 waktu yang berhukum wajib, ada juga shalat sunah (sunat) yang juga biasa kita kerjakan. Seperti shalat duha di pagi hari, atau shalat tahajud di malam hari. Sebetulnya selain dari kedua shalat tersebut masih banyak jenis shalat sunah lain nya.

 Mengerjakan shalat sunah itu sendiri memberi pahala tambahan, namun jika pun tidak di kerjakan tidak berdosa. Tidak seperti shalat 5 waktu yang jika tidak dikerjakan maka akan berdosa karena itu berhukum wajib.

Semoga penjelasan di atas dapat dipahami dengan baik, sehingga pembahasan topik pertama kita tentang “Luar Biasanya Sunah Rasulullah” dapat terfahami dengan baik pula.
 
“Luar biasanya sunah Rasulullah” sunah yang dimaksud pada tema kali ini adalah sunah dalam versi/pengertian pertama ya. Yakni segala sesuatu yang disandarkan kepada Rasulullah saw bukan sunah atau sunat yang berarti hukum. Atau lebih simpel nya sunah yang akan kita bahas adalah sunah yang berarti kebiasaan Rasulullah. Baiklah mari kita bahas tentang sungguh luar biasanya sunah.

Beberapa contoh sunah Rasulullah

1.Minum atau Makan Sambil Duduk

Dalam sebuah hadist di sebutkan “Sesungguhnya Rasulullah melarang seseorang minum sambil berdiri”, Qotadah berkata, “bagaimana dengan makan?” Beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi.”(HR. Muslim dan Tirmidzi). Bahkan saking dilarang nya oleh beliau, sampai sampai ada sebuah hadist lain yang menyebutkan “Jangan kalian minum sambil berdiri, apabila kalian lupa. Maka hendaknya ia memuntahkan nya.”(HR. Muslim).

Siapa yang tahu jika ternyata sunah makan dan minum sambil duduk itu sungguh luar biasa sehingga beliau melarang untuk minum dan makan sambil berdiri. Karena ternyata menurut dunia medis pun kebiasaan makan dan minum sambil berdiri itu itu sangat lah buruk. Efek buruk itu diantaranya:

a)Gangguan pencernaan

Minum sambil berdiri menyebabkan air mengalir secara langsung melewati usus dan jatuh pada dinding perut. Jatuhan secara langsung itulah yang bisa mengganggu pencernaan karena dinding yang agak terluka. Itu baru efek dari minum sambil berdiri, jika makan sambil berdiri mungkin kamu sudah dapat membayangkan seperti apa efeknya, namun yang jelas itu akan memberikan efek yang lebih buruk.

Sedangkan jika kita minum atau makan sambil duduk, maka sistem saraf dan otot akan lebih rileks. Sehingga proses pencernaan tidak akan terganggu, malah akan memberikan efek yang lebih baik.

b)Tidak menghilangkan haus

Minum dengan berdiri juga tidak akan menghilangkan rasa haus. Kenapa? Karena biasanya minum sambil berdiri dilakukan dengan rasa tergesa gesa.

c)Mengganggu pengenceran asam lambung

Minum atau makan sambil berdiri juga dapat mengganggu proses pengenceran kadar asam dalam lambung sehingga menyebabkan pengenceran asam dalam lambung tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Maka minum atau makan sambil duduk ialah posisi yang sangat tepat.

d)Menyebabkan masalah ginjal 

Minum sambil berdiri juga akan menyebabkan penurunan kemampuan ginjal dalam menyaring cairan. Akibatnya, kotoran akan tertahan di kantong kemih dan menyebabkan gangguan. Jika hal itu terjadi dalam jangka panjang, maka dapat menyebabkan kerusakan permanen pada ginjal.

Luar Biasanya Sunah Rasulullah

Tidur miring ke kanan

Sunah atas tidur miring ke kanan ini di sebutkan dalam sebuah riwayat Al Bara bin Azib yang menyampaikan bahwa Rasulullah bersabda “Apabila kamu hendak berangkat ke tempat tidurmu maka berwudhulah seperti wudu untuk shalat, kemudian berbaring lah pada sisi badan sebelah kanan.”(HR. Bukhari Muslim). Dalam hadist tersebut telah disebutkan jika tidur miring ke kanan adalah sunah atau anjuran dari Rasulullah. Nyatanya saat kita tidur miring ke kanan memang memilki manfaat bagi kesehatan dan telah di buktikan oleh medis. Beberapa manfaat itu ialah sebagai berikut :

a). Mengurangi beban jantung 

Saat tubuh miring ke kanan maka darah akan mengalir lebih merata dan berkonsentrasi pada tubuh bagian kanan.  Denyut jantung juga akan melambat dan tekanan darah menurun karena aliran darah yang masuk maupun keluar dari jantung juga lebih lambat. Jadi dengan mengikuti sunah tidur miring ke kanan itu berarti kamu sudah menjaga kesehatan jantung mu.

b). Menjaga kesehatan paru paru dan pernapasan

Karena ukuran paru paru sebelah kanan lebih besar dari jantung dan dari paru paru sebelah kiri, maka tidur dengan miring ke kanan akan menyebabkan jantung menindih paru paru sebelah kanan. Dimana ini tidak akan mengganggu proses pernapasan, dilihat ukuran dari paru paru kanan lebih besar dari jantung. 
Nah, ini berbeda jika kita tidur miring ke kiri maka jantung akan menindih paru paru sebelah kiri yang ukuran nya lebih kecil dari jantung. Sehingga itulah yang akan menyebabkan gangguan pernapasan.

3.Bangun lebih awal

Bangun lebih awal banyak memiliki manfaat untuk kesehatan. Selain karena kewajiban kita untuk melaksanakan shalat subuh di pagi hari, bangun lebih awal juga ternyata dapat meningkatkan produktifitas dan kesehatan mental.

4.Mengurangi Porsi Makan

Mengurangi porsi makan termasuk ke dalam sunah, sehingga dalam islam ada konsep jika kita makan maka lambung kita di bagi menjadi 3 bagian, yakni 1/3 untuk makan, 1/3 untuk minum, dan 1/3 untuk bernafas. Ini selaras dengan konsep ‘hara hachi bu’ di Jepang yang berarti makanlah sampai kamu hanya 80% kenyang.
Nyatanya mengurangi porsi makan memiliki banyak manfatat bagi kesehatan, logika pun mungkin mengatakan jika kita makan terlalu banyak akan membuat ikta gemuk, susah benafas, susah bergerak dan mengantuk yang ujung ujung nya pasti malas untuk melakukan sesuatu.

Sebetulnya masih banyak manfaat dari beberapa sunah yang telah dipaparkan di atas, namun fokus dari pembahasan kali ini adalah tentang sungguh luar biasanya sunah Rasulullah. Jadi pemaparan dari setiap manfaat sunah Rasulullah tidak dijelaskan secara merinci, tetapi di harapkan dapat membuat pikiran kita terbuka dengan sungguh luar biasanya  sunah Rasulullah.

Ya, kenapa tidak. Coba kita bayangkan sunah ini sudah ada dari 14 abad yang lalu, dimana pada saat itu belum ditemukan teknologi secanggih sekarang. Sehingga bagaimana bisa efek dari sunah sunah itu sangat baik untuk kesehatan tanpa adanya kekeliruan. Bahkan dunia medis pun sudah mengakui jika sunah Rasulullah itu memang baik dan bermanfaat untuk kesehatan.

Ini membuktikan jika sunah Rasulullah memang selaras dengan ilmu kesehatan zaman sekarang. Padahal perkembangan ilmu kesehatan atau dunia medis baru berkembang pada beberapa abad setelah nya, yakni setelah ratusan tahun dari wafatnya beliau. Dari sinilah seharusnya kita faham jika Rasulullah bukan lah manusia bisanya, sehingga sunah ya pun selaras dengan dunia kesehatan saat ini. MasyaAllah sungguh luar biasanya sunah Rasulullah.
LihatTutupKomentar

Dmca