Hukum Mendoakan Orang Tua Non-Muslim yang Sudah Meninggal

Hukum Mendoakan Orang Tua Non-Muslim yang Sudah Meninggal


Hukum Mendoakan Orang Tua
Hukum Mendoakan Orang Tua non muslim

Mendoakan orang tua adalah kewajiban bagi setiap anak. Lagipula secara sosial pun masa iya kita tidak mau berbakti terhadap orang yang telah berjasa dalam hidup kita, yang telah mendidik dan merawat kita sejak bayi bahkan sejak masih di dalam kandungan. Berbakti kepada mereka sama hal nya dengan berusaha membalas kebaikan mereka. Berbakti kepada kedua orang tua juga termasuk kedalam sebaik baiknya amaliah. Sebagaimana dalam firman Allah swt "Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia, dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu-bapakmu dengan sebaik-baiknya.” (QS. Al-Israa` [17]: 23)

Berbakti kepada kedua orang tua juga merupakan amaliah yang sangat di cintai oleh Allah swt, sebagaimana dalam sebuah hadist “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah saw.: ‘Amaliah apa yang paling dicintai Allah?’ Rasulullah menjawab: ‘Shalat pada waktunya.’ ‘Lalu apa lagi?’, tanyaku. Beliau menjawab: ‘Berbakti kepada kedua orang tua.’ ‘Lalu apa lagi?’, tanyaku. Beliau menjawab: ‘Jihad fii sabilillaah (di jalan Allah).’”

Dalam hadist tersebut di jelaskan jika berbakti kepada kedua orang tua menempati posisi kedua dalam amaliah yang sangat di cintai Allah. Bahkan jihad fi sabilillah (jihad di jalan Allah) menduduki posisi setelah berbakti kepada orang tua. Itu menunjukan jika berbakti kepada orang tua merupakan amaliah yang begitu harus di laksanakan oleh setiap anak. Dan semudah mudahnya berbakti kepada orang tua ialah dengan mendoakan nya. Baik mendoakan keselamatan, kesehatan, rezeki, dll. Ini sesuai dengan firman Allah "Dan ucapkanlah, ‘Wahai Tuhanku, kasihilah mereka berdua, sebagaimana mereka berdua telah mendidikku (di) waktu kecil.’” (QS. Al-`Israa` [17]: 25)

Ayat itu juga merupakan salah satu doa yang bisa dipakai seorang anak untuk mendoakan kedua orang tuanya. Kata "sebagaimana" dalam doa tersebut berarti sang anak meminta kepada Allah agar mengasihi kedua orang tuanya sebanding dengan kasih yang telah di berikan kedua orang tua terhadap nya. Jika diperinci kata "sebagaimana" dalam doa tersebut berarti sebanding dalam menyayangi maupun mengasihi, merawat saat sakit, melindungi saat merasa tidak aman, memenuhi kebutuhan sehari hari, mencukupi dari segi harta, dll. Jika di hitung dalam matematika manusia mungkin takan bisa terhitung.

Ayat tersebut juga secara tidak langsung memperingatkan kepada semua orang tua agar mampu mengasihi anak anak nya dengan sebaik mungkin. Karena kelak mereka juga akan di doakan olah anak anak nya dengan permintaan agar Allah mengasihinya sebagaimana ia mengasihi (mendidik) anak anak nya di waktu kecil.

Nah, lalu bagaimana jika kedua orang tua kita telah meninggal dunia? Masih adakah kewajiban untuk berbakti kepada nya? Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan dari Abu `Usaid Malik bin Rabi’ah as-Sa’idi ra., bahwa dia berkata: “Ketika kami sedang duduk-duduk bersama Rasulullah, tiba-tiba seorang lelaki dari Bani Salamah mendatangi beliau, kemudian dia bertanya: ‘Wahai Rasulullah, masih adakah (kewajiban) berbakti kepada ibu-bapakku setelah keduanya meninggal?’ Rasulullah menjawab: ‘Ya, (masih ada), (yaitu) menshalatkan keduanya, memohonkan ampunan untuk keduanya, melaksanakan janji mereka berdua setelah keduanya (wafat), menjalin hubungan silaturahim (kekerabatan) yang tidak akan tersambung kecuali melalui keduanya, dan menghormati teman keduanya.’”(HR. Abu Dawud)

Namun tolong untuk di garis bawahi jika maksud dari kedua orang tua dalam hadist tersebut ialah mereka yang beragama islam. Lantas apa hukumnya mendoakan orang tua non muslim ? 

Nah, mendoakan kedua orang tua non muslim boleh boleh saja jika mereka masih ada di dunia. Semisal kita memiliki kedua orang tua non muslim dan mendoakan agar selalu di sehatkan, dilimpahkan rezekinya dan di berikan hidayah. Doa agar selalu di sehatkan dan dilimpahkan rezekinya bisa saja di kabulkan oleh Allah swt karena  seluruh makhluk di dunia ini memang telah Allah jamin rezekinya terlebih lebih manusia, baik yang beragama islam maupun non islam. Tetapi perihal hidayah hanya Allah yang tahu.

Apakah Boleh Mendoakan Orang Tua Yang Non Muslim?

Mendoakan orang tua non muslim saat masih ada di dunia memang boleh boleh saja, tetapi berbeda lagi dengan hukum mendoakan orang tua non muslim yang sudah meninggal dunia maka hukum nya adalah haram. Hukum tersebut merujuk pada Q.S At Taubah "Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun kepada Allah bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabatnya, sesudah jelas bagi mereka bahwasannya orang-orang musyrik itu adalah penghuni neraka Jahannam.” (QS. At-Taubah 9: 113)

Dalam ayat tersebut sudah jelas jika memang tidak sepatutnya orang beriman meminta ampunan (mendoakan) orang musyrik, meski itu adalah kerabatnya sekalipun. Doa seperti ini memang pernah dilakukan oleh Nabi Ibrahim as yang memohon ampunan bagi ayahnya yang masih kafir dengan harapan agar ayahnya dapat meninggalkan penyembahan terhadap berhala, itupun hanya karena sebuah janji yang pernah Nabi Ibrahim ikrar kan kepada sang ayah. Tetapi kemudian Nabi Ibrahim meninggalkan perbuatan tersebut karena sang ayah yang tetap saja memilih untuk tetap kafir.

Ini seuai dengan firman Allah swt.: “Dan permintaan ampun dari Ibrahim (kepada Allah) untuk bapaknya, tidak lain hanyalah karena suatu janji yang telah diikrarkannya kepada bapaknya itu. Maka tatkala jelas bagi Ibrahim bahwa bapaknya itu adalah musuh Allah, maka Ibrahim berlepas diri daripadanya. Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang hamba yang sangat lembut hatinya lagi penyantun.” (QS. At-Taubah [9]: 114)

Dari penjelasan tersebut maka jelaslah jika hukum mendoakan orang tua non muslim yang sudah meninggal dunia adalah haram. Karena toh mereka juga tidak meminta doa tersebut karena memang tidak percaya kepada Allah swt. Lantas mengapa kita tetap mendoakan orang yang sudah jelas jelas tidak membutuhkan doa kita. Jika pun kita mendoakan nya maka itu sia sia dan doa kita tidak akan sampai kepada yang kita tuju karena orang yang kita tuju bukanlah orang yang beriman.

0 Response to "Hukum Mendoakan Orang Tua Non-Muslim yang Sudah Meninggal"

Post a Comment

dmca

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel