-->

CIRI-CIRI ORANG MUNAFIK

CIRI-CIRI ORANG MUNAFIK

CIRI-CIRI ORANG MUNAFIK
CIRI-CIRI ORANG MUNAFIK

Doaislami - Munafik  merupakan suatu perilaku dimana perbuatan tidak sesuai dengan apa yang ada di hati. Seorang yang munafik selalu menyembunyikan maksud sebenarnya yang ada di balik suatu perbuatan yang ia lakukan. Bisa juga dikatakan sebagai seseorang yang bermuka dua.

Perilaku munafik sangatlah di larang dalam Islam karena merupakan salah satu perbuatan tercela yang dapat mencelakai orang lain juga dapat merugikan diri sendiri dan perilaku munafik adalah perilaku yang sangat dibenci Allah SWT.

Banyak di kalangan manusia yang selalu ingin dirinya terlihat baik, terlihat sempurna di mata orang lain dengan apapun maka akan mereka lakukan agar penilaian orang bisa memuaskan dirinya.

Semua akan dilakukan selama itu akan membuat dirinya selalu di puja, di sanjung dan merasa paling di hargai. Seperti misalnya seseorang yang ingin dirinya terlihat luar biasa dihadapan orang lain ia rela berbohong tentang sesuatu yang sama sekali tidak benar. Misalnya, seseorang membawa sebuah mobil kemudian bertemu dengan temannya dan ia lantas mengatakan bahwa mobil itu adalah miliknya padahal mobil itu hanyalah mobil pinjaman dari perusahaan nya, hal itu ia lakukan agar ia terlihat menjadi seseorang dengan memiliki nasib yang baik (kaya). Padahal ia telah melakukan salah satu tindakan yang sama sekali tidak dibenarkan dalam islam ia telah berbohong dan bohong merupakan ciri dari orang munafik. Seperti sabda Rasulullah SAW:

Ciri-ciri orang munafik ada 3 menurut Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah


آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ

“Rasulullah SAW bersabda: Tanda orang munafik tiga; apabila berkata ia berbohong, apabila berjanji mengingkari, dan bila dipercaya mengkhianati.”

1).Apabila berkata ia berbohong

Seseorang akan dilihat dari ucapannya, apa-apa yang keluar dari ucapan nya maka itu menandakan salah satu ciri sifat seseorang tersebut. Lalu bagaimana jika orang itu justru menyembunyikan sifat nya dibalik perkataan yang tidak benar atau bisa jadi hanya mengada-ngada saja?

Jika itu yang terjadi maka orang tersebut sudah masuk kriteria ciri dari orang munafik yang apabila ia berkata ia bohong. Bohong merupakan perilaku yang buruk dan tidak di sukai oleh siapapun jika orang tersebut terbukti dusta atas ucapannya bahkan Allah swt pun sangat tidak menyukai nya.

Lalu bagaimana jika berbohong hanya untuk bahan candaan?

Perbuatan berbohong seperti ini sifatnya haram. Seperti dalam hadis dari Bahaz bin Hakim dari ayahnya dari kakeknya:

وَيْلٌ لِلَّذِى يُحَدِّثُ فَيَكْذِبُ لِيُضْحِكَ بِهِ الْقَوْمَ وَيْلٌ لَهُ وَيْلٌ لَهُ

“Rasulullah SAW bersabda: celaka bagi orang yang berbicara lalu bohong agar orang-orang ketawa. Sungguh celaka dia. Celaka dia.”

Ternyata meski hanya berbohong untuk bergurau saja sudah tidak diperbohkan karena hal tersebut bisa saja merugikan orang lain.

2).Apabila berjanji mengingkari

Orang munafik juga memiliki ciri yang apabila ia berjanji maka ia ingkar. Terkadang orang berjanji agar orang lain merasa yakin terhadap nya, maka dengan begitu akan orang lain akan mudah yakin dan percaya atas apa yang di janjikan tanpa berfikir panjang apakah yang dijanjikan bisa terpenuhi atau tidak.

Sebaiknya sebagai orang muslim yang baik agar senantiasa menjaga lisan kita jika mengucapkan janji. Apabila sekiranya kita tidak akan mampu menepati janji tersebut alangkah baiknya jangan berjanji. Karena janji itu adalah hutang dan hutang harus dibayar sama halnya dengan sumpah yang tak boleh dilanggar.

 Sebagaimana Allah SWT berfirman:

وَأَوْفُوا بِالْعَهْدِ إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْئُوْلاً

“Dan penuhilah janji, sesungguhnya janji itu pasti dimintai pertanggungjawabannya.” (QS. Al-Isra’: 34).

Ketika kita berjanji pada orang lain haruslah kita dapat menepati janji tersebut karena janji yang kita ucapkan akan di mintai pertanggung jawaban di akhirat kelak.

3).Apabila dipercaya ia khianat

Saat kita mendapat kepercayaan dari orang lain tentu saja kita akan merasa sangat di hargai dengan kita di percayai orang lain itu artinya kita memiliki sesuatu yang lebih dalam diri kita. 

Namun, tidak sedikit orang yang diberikan kepercayaan oleh orang lain tapi tidak menggunakan nya dengan baik yang ada malah ia lupa akan kepercayaan yang telah orang beri untuknya ia berkhianat apa yang ia ucapkan dan lakukan tidak sesuai dan tidak dapat di percaya.

Sebagaimana yang telah diriwayatkan dalam hadis riwayat Ashabu As-Sunan:

“Tunaikanlah amanat itu kepada orang yang telah mempercayaimu dan janganlah kamu berkhianat kepada orang yang mengkhianatimu.”

Sebaiknya ketika kita mendapatkan kepercayaan dari orang lain cobalah untuk senantiasa menjaga nya dengan baik. Jangan pernah sesekali berkhianat karena itu merupakan Perilaku dari ciri orang munafik. Jika orang lain yang mengkhianati mu sekalipun cobalah untuk tidak mengkhianati nya juga, karena sifat baik seseorang tidak akan sia-sia semuanya akan mendapatkan balasan yang sesuai di kehidupan abadi(akhirat) nanti.

Dalam suatu hadis, Rasulullah SAW bersabda:

“Dalam timbangan amal perbuatan tidak ada sesuatu yang lebih berat daripada akhlak baik.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

Perilaku munafik merupakan salah satu akhlak tercela dari banyak nya akhlak tercela yang lain. Alangkah baik nya kita menghindari Perbuatan-perbuatan yang mengarah pada ciri orang munafik. Berusahalah untuk selalu berprilaku baik untuk timbangan amal kita di akhirat nanti.
LihatTutupKomentar

Dmca