CINTA ALLAH YANG SUDAH PASTI

CINTA ALLAH YANG SUDAH PASTI

CINTA ALLAH YANG SUDAH PASTI
CINTA ALLAH YANG SUDAH PASTI


 Cinta Allah yang sudah pasti - Cinta merupakan fitrah yang tidak bisa dipaksa kapan ia hadir dan pada siapa cinta itu di tempat kan. Kadangkala kita salah mengartikan sebuah cinta, pada umumnya orang-orang menyebut cinta sebagai rasa ketertarikan antara satu dan yang lainnya semisal antara laki-laki dan perempuan yang saling menaruh kasih dan sayang maka mereka sebut itu cinta.

 Tidak sedikit orang jatuh bangun karena cinta, ada yang bahagia karenanya juga ada yang merana karena cinta. Mengapa demikian?

 Karena kebanyakan salah menempatkan cinta. Tidak ada cinta yang seutuhnya selain cinta Allah terhadap hambanya.( Cinta Allah yang sudah pasti).

 Disini lah letak kesalahannya nya manusia selalu berharap pada selain Allah maka ujung dari pengharapan nya adalah kecewa bukankah Ali bin abi thalib pernah mengatakan:

"Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup dan yang paling pahit ialah berharap kepada manusia."

 Sudah jelas bahwa berharap kepada selain Allah dan itu berarti berharap cinta dari seseorang yang akan di dapat hanyalah sebuah kekecewaan. Maka dari itu hanya cinta Allah lah yang sudah pasti.

 Cinta Allah itu adalah cinta yang tidak terbatas. Hakikat dan besarnya tidak bisa dipersamakan dengan kasih sayang siapa pun. Allah SWT berfirman, ''Rahmat (kasih sayang)-Ku meliputi segala sesuatu.'' (QS al-A'raf [7]: 156). 

 Cinta Allah itu tidak terbatas juga tidak ada habisnya. Cinta-Nya tidak bisa di samakan dengan cinta-cinta yang lainnya. Bahkan Rasulullah saw mengibaratkan cinta Allah itu jumlahnya seratus, yang sembilan puluh sembilan disimpan dan satu lagi dibagi-bagi. Yang satu bagian ini bisa mencukupi seluruh kebutuhan makhluk-Nya.

 Sudah jelas hal ini menunjukkan bahwa begitu luas dan tiada habis nya cinta Allah terhadap hamba-Nya. Satu bagian saja sudah mampu memberikan segala kebutuhan hamba-Nya bagaimana jika semuanya Allah berikan sudah tentu tidak akan ada tandingan nya dengan cinta-cinta yang lain.

Ada dua cinta yang tak akan pernah habis dan pudar yaitu cinta Allah kepada hamba-nya dan cinta seorang ibu kepada anaknya. Keduanya tentu memiliki pembuktian yang berbeda.

Dibawah ini ada beberapa bukti cinta Allah kepada hamba-nya:

BUKTI CINTA ALLAH KEPADA HAMBANYA


BUKTI CINTA ALLAH KEPADA HAMBANYA

a). Diciptakan nya Alam semesta 

 Diciptakannya alam semesta yang luas dan penuh dengan segala isinya ini tidak mungkin tidak ada manfaatnya. Justru Allah menciptakan alam semesta ini untuk kita seluruh makhluk yang telah Allah ciptakan dan mempercayai kita agar menjadi penghuni di alam semesta ini. Itu karena bukti cinta Allah yang menciptakan alam semesta ini untuk memenuhi kebutuhan kita.

Seperti dalam firman Allah swt:

 Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu, kemudian Dia menuju langit, lalu Dia menyempurnakannya menjadi tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu (QS al-Baqarah [2]: 29).

 Seluruh potensi yang ada dalam permukaan bumi ini tiada lain untuk seluruh makhluk yang ada di bumi. Dan Allah menciptakan seluruh makhluk tidak sia-sia semuan ada manfaatnya. Seperti misalnya nyamuk yang kita tahu umumnya nyamuk adalah makhluk kecil pengganggu bagi manusia.

 Padahal jika kita dalami lagi dengan adanya nyamuk maka manusia berfikir lalu memproduksi sebuah obat pengusir nyamuk dari sanalah banyak yang bekerja membuat obat nyamuk tersebut lalu para pekerja akan mendapat uang. Dengan begitu manusia bisa mendapat untung. Bisa diambil kesimpulan nyamuk yang kita anggap merugikan padahal bisa menguntungkan bagi sebagian orang.

b)Luasnya ampunan Allah

 Cinta Allah juga terbukti dengan begitu luasnya Ampunan Allah bagi hamba-hamba-Nya walaupun kesalahan hamba-nya sebesar gunung pun Allah Akan senantiasa mengampuni dosanya asalkan bertobat dengan sungguh-sungguh dan dengan niat hati yang ikhlas tanpa terpaksa karena hal apapun.

Rasulullah SAW bersabda:

"Allah membentangkan tangan-Nya di malam hari agar orang yang berbuat keburukan di siang hari bertobat, dan membentangkan tangan-Nya di siang hari agar orang yang berbuat keburukan di malam hari bertobat. (Ini akan terus berlaku) hingga matahari terbit dari arah Barat (HR Muslim).

 Allah maha penerima taubat lagi maha pengampun. Allah akan mengampuni dosa manusia setiap waktu, pintu ampunan Allah yang selalu terbuka lebar. Kapanpun hamba-Nya ingin bertobat maka begitu luasnya ampunan Allah untuk orang-orang yang mau bertobat.

"Wahai manusia, sekiranya kamu datang kepada-Ku dengan membawa dosa seisi bumi kemudian kamu bertemu Aku dengan dalam keadaan tidak menyekutukan Aku dengan sesuatu apa pun, niscaya Aku datang kepadamu dengan membawa ampunan seisi bumi pula,"(HR.Imam Tirmidzi.)

c).Memberikan rezeki

 Setiap makhluk bernyawa di muka bumi manusia,hewan, bahkan tumbuhan Allah sudah mengatur semua rezeki nya. Tidak ada makhluk Allah yang dibiarkan begitu saja tanpa makan minum dan kebutuhan yang lainnya, Allah cukup kan semuanya sesuai dengan apa yang di butuhkan makhluk-Nya.

Dalam firman Allah SWT:

 "Katakanlah, 'Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)'. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah sebaik-baik pemberi rezeki.'' (QS Saba [34]: 39).

 Sesungguhnya Allah maha pemberi rezeki juga maha kaya jangan risau tidak akan kebagian karena Allah ingin kita hanya meminta kepada-Nya maka Allah yang akan memberikan segala apa yang kita inginkan tentunya dengan berusaha dan do'a harus berjalan beriringan. Jikapun kita membelanjakan rezeki yang kita punya itu di jalan Allah dengan hal-hal baik dengan rezeki yang kita miliki maka Allah akan senantiasa menggantinya bahkan menjadi berlipat-lipat lebih dari apa yang kita keluarkan untuk kebaikan mengharap ridho-Nya.

 Seperti di katakan sebelumnya Allah memberi rezeki kepada semua makhluk hidup di bumi tanpa terkecuali hewan.

 ''Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi, melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfudz).'' (QS Hud [11]: 6)

 Itulah bukti cinta Allah terhadap hamba-Nya yang sudah pasti. Maka berharap akan kasih sayang  hanya kepada Allah saja agar tidak akan merasa kecewa karena cinta Allah itu pasti. Dan ingat jangan pernah mengkhianati cinta Allah selalu bersyukur atas rahmat cinta kasih sayang nya dengan cara jangan pernah menyekutukan Allah.

Kunci Meraih cinta Allah Swt



0 Response to "CINTA ALLAH YANG SUDAH PASTI"

Post a Comment

dmca

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel