-->

4 PERTANYAAN DI HARI AKHIR NANTI

4 PERTANYAAN DI HARI AKHIR NANTI


4 PERTANYAAN DI HARI AKHIR NANTI
4 PERTANYAAN DI HARI AKHIR NANTI


Doaislami - Dunia ini kehidupan yang fana, di ibaratkan seperti panggung sandiwara, dan penuh kebohongan, namun tahukah kamu meski di sebutkan seperti itu apapun yang kita perbuat selama hidup di dunia ini akan ada balasan yang setimpal tanpa sandiwara atau pun kebohongan, balasan itu nyata dan fakta adanya. Saat nanti durasi hidup di dunia kita telah sampai pada ujung penayangan, maka selanjutnya kita akan di hadapkan pada sebuah kehidupan abadi(akhirat). 

Semua yang telah kita perbuat di dunia akan di putar ulang dan di pertontonkan, bahkan ada yang menyebutkan jika amalan yang kita adalah perbuatan buruk dan memalukan maka kita akan berkeringat sampai kita tenggelam dengan keringat kita sendiri sebab menahan malu atas perbuatan buruk yang pernah di perbuat ketika di dunia.

Sebelum sampai pada akhir tujuan hidup yaitu akhirat kita akan di hadapkan pada sebuah seleksi menuju keabadian apakah kita akan menempati tempat terindah yang Allah ciptakan(surga) atau akan di tempatkan pada tempat yang paling hina (neraka). Akan ada beberapa pertanyaan yang dilontarkan untuk kita jawab dengan jawaban pasti dan sejujurnya sesuai dengan yang kita telah lakukan selama hidup di dunia.

Saat kita di beri pertanyaan nanti tak akan ada manipulasi, semua akan terjawab dengan sejujurnya tentang waktu yang kita gunakan ketika di dunia habis untuk apa? Apakah waktu kita habis hanya untuk menilai orang lain yang belum tentu penilaian kita benar? Atau kah habis hanya untuk berfoya-foya menghabiskan seluruh harta hanya untuk kesenangan sesaat? Atau habis sia-sia begitu saja tanpa ada waktu yang di manfaatkan sedikit pun?

4 Pertanyaan Yang Harus Di Pertanggung jawabkan 

  • Umur, umur yang telah Allah berikan habis di pergunakan untuk apa.
  • Ilmu, ilmu apa yang telah kita pelajari lalu kita Amalkan.
  • Harta, harta yang kita miliki kita dapatkan dengan cara apa? Apakah halal atau haram. Lalu kita belanja kan untuk apa.
  • Badan, badan kita pergunakan untuk apa? Beribadah atau hanya bermaksiat.

1. Tentang Umur

Tiada yang tahu batas umur kita sampai sejauh mana, hanya Allah yang tahu dan Allah lah yang memberikan batasan umur kita apakah umur kita akan sampai pada hari tua atau tidak semuanya atas kehendak Allah.

Umur merupakan suatu anugerah yang diberikan Allah untuk kita agar kita bisa merasa kan hidup di dunia untuk senantiasa menghabiskan umur kita hanya untuk mencari ridho Allah SWT.

Di hari akhir nanti maka umur akan menjadi satu hal yang akan di pertanyakan dan tentunya harus kita pertanggung jawabkan. Dihabiskan untuk apa umur kita jika memang umur kita dihabiskan untuk melakukan kebaikan maka orang itu termasuk kedalam orang-orang yang beruntung dan sebaliknya jika umur kita habis hanya untuk berbuat keburukan maka orang itu termasuk kedalam golongan orang yang merugi.

Pada hakikatnya umur yang Allah berikan terhadap kita adalah untuk beribadah hanya kepada Allah swt. Bukankah di sebutkan bahwa Allah menciptakan manusia dan jin hanya untuk beribadah kepada-Nya. Maka gunakanlah umur yang Allah beri utuk senantiasa beramal baik, bukan tentang panjang pendeknya umur yang Allah beri tapi tentang kegunaan umur yang Allah beri itu untuk apa.

2. Tentang ilmu dan Amal

Ilmu tanpa amal bagai pohon yang tak berbuah begitulah gambaran nya. Itu artinya saat orang memiliki ilmu baik sedikit ataupun banyak maka hendaklah di barengi dengan mengamalkan nya agar menjadi ilmu yang bermanfaat.

Bukankah, ilmu yang bermanfaat merupakan sebuah perkara yang tidak akan terhapus amal nya setelah kita meninggal dunia nanti. Menuntut ilmu adalah hal yang wajib, dengan ilmu maka akan memperluas pengetahuan kita, juga akan mempermudah kita dalam memahami sesuatu.

Adapun cara memperoleh ilmu begitu beragam kita bisa memperoleh ilmu dari berbagai sumber bisa dari guru di sekolah, guru pengajian, ataupun membaca buku dan banyak cara lain agar kita bisa mendapatkan ilmu apalagi di zaman modern ini tentunya sangat mudah bagi kita untuk bisa mendapatkan ilmu.

Dan ketika kita telah memiliki ilmu maka amalkan lah ilmu itu , ilmu yang diamalkan akan menjadi bermanfaat untuk kita dan untuk orang lain. Hal inilah yang akan menjadi pertanyaan di hari akhir nanti, kemanakah ilmu yang diamalkan oleh kita? Karena dengan ilmu apapun bisa kita perbuat kita bisa menjadi kaya dengan ilmu, kita bisa menjahili orang dengan ilmu, kita bisa merebut hak orang lain dengan ilmu. Jika ilmu itu di amalkan hanya untuk sesuatu yang dilarang Allah maka sangat rugi. Maka dari itu amalkan lah ilmu kepada hal-hal kebaikan.

3. Tentang harta yang kita miliki dan di kemanakan harta kita.

Selanjutnya yang akan menjadi pertanyaan di hari akhir nanti adalah tentang harta yang kita miliki kita dapat dari mana dengan cara apa? Apakah kita memperoleh harta itu dengan cara halal atau haram. Juga akan di pertanyakan di belanjakan untuk apa harta yang kita miliki apa kita gunakan untuk berjihad di jalan Allah atau hanya di habiskan untuk berfoya-foya saja.

Harta bisa jadi penolong juga bisa jadi sebab dimasukkan seseorang kedalam api neraka. Maka gunakanlah harta itu sebaik-baiknya, jadikan harta itu penolong di akhirat nanti dengan cara kita membelanjakan nya dengan tujuan mengharap ridho Allah seperti berinfak, digunakan untuk mencari ilmu dan hal baik lainnya.

Karena apalah arti harta yang melimpah jika tidak berkah harta tidak akan di bawa mati, maka jadikan harta sebagai investasi untuk di akhirat dengan memanfaatkan nya dengan sebaik mungkin.

4. Tentang tubuh/badan kita pergunakan

Allah telah menciptakan manusia dengan bentuk tubuh yang sedemikian rupa sempurna dihadapan Allah tidak lupa dengan diberikan nya akal terhadap manusia agar senantiasa manusia menjadi makhluk yang berbudi pekerti luhur. Tidak semena-mena hidup di dunia karena kita sebagai manusia memiliki tugas agar taat dan senantiasa beribadah kepada Allah SWT.

Di hari kiamat nanti kita akan ditanya tentang tubuh kita yang digunakan untuk apa? Apa tubuh kita gunakan untuk kebaikan senantiasa beribadah kepada Allah atau malah berbuat maksiat. Sebaiknya gunakanlah tubuh kita untuk senantiasa beribadah kepada Allah agar kita selamat dunia dan akhirat. Karena apapun yang kita perbuat dengan tubuh kita baik mata, telinga, kaki, tangan dan anggota tubuh lainnya akan ada hisabnya masing-masing dan harus di pertanggung jawabkan.

Hidup di dunia ini sementara dan singkat hanya jarak dari adzan ke adzan, maksudnya adalah di adzani ketika lahir kemudian di adzani ketika meninggal. Singkat bukan? Maka dari itu Allah memberi kesempatan kepada manusia untuk senantiasa menggunakan waktu nya sebaik mungkin. Dahulukan lah perkara akhirat daripada dunia fana yang sifatnya sementara.
LihatTutupKomentar

Dmca