Widget HTML Atas

Haramkah Hukum Berjabat Tangan Dengan Lawan Jenis?

Haramkah Hukum Berjabat Tangan Dengan Lawan Jenis?

Haramkah Berjabat Tangan Dengan Lawan Jenis?
Haramkah Hukum Berjabat Tangan Dengan Lawan Jenis?

Bismillahirrahmanirrahim...
Doaislami - Sudah tidak jarang rasanya melihat orang-orang bersalaman satu sama lain mau itu ketika berkenalan, mengucapkan terimakasih, memberi selamat, dan ucapan lainnya dengan bersalaman. Lalu, apakah bersalaman antara laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim itu di perbolehkan atau tidak diperbolehkan bahkan haram?

Seringkali kita mendengar sebuah larangan tentang haramnya berjabat tangan antara laki-laki dan perempuan. Apakah benar begitu? Atau itu hanya sebuah larangan biasa yang tidak ada dalilnya? Sekarang kita akan bahas tentang itu apakah berjabat tangan antara laki-laki dan perempuan diharamkan?

Pergaulan antara laki-laki dan perempuan di setiap negara  bahkan mungkin di seluruh penjuru dunia saat ini bukanlah sesuatu yang asing mereka keduanya sudah terbiasa saling berhubungan atau saling berinteraksi satu sama lain. Tidak menutup kemungkinan juga antara keduanya bisa saling berbaur satu sama lain tanpa adanya batasan. Baginya berjabat tangan atau bersalaman bahkan bersentuhan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram menjadi hal yang di anggap sudah biasa dan lumrah.

Lalu bagaimana dalam pandangan islam antara laki-laki dan perempuan bukan muhrim keduanya bersalaman apakah itu dibolehkan karena hanya sekedar bersalaman saja tidak lebih. Bagaimana hukumnya? Apakah mubah, makruh, atau bahkan haram?

Hukum Berjabat Tangan Dengan Lawan Jenis 

Hukum Berjabat Tangan Dengan Lawan Jenis

Untuk hukum berjabat tangan atau bersalaman dengan lawan jenis kita bisa merujuk pada sebuah hadits yang berbunyi:

"Sesungguhnya salah seorang di antara kalian jika ditusuk dengan jarum dari besi, itu lebih baik baginya daripada menyentuh seorang wanita yang bukan mahramnya." (HR Thabrani dan Baihaqi).

Hukum asal dari bersalaman dengan lawan jenis nonmahram adalah haram.  Dalam hadits di atas dikatakan bahwa ditusuk nya seorang laki-laki lebih baik daripada harus menyentuh seorang perempuan yang bukan mahramnya. Dengan begitu sudah jelas kerasnya larangan berjabat tangan atau bersalaman dengan lawan jenis.

Namun, ada 2 jenis wanita yang bukan mahram. Pertama, Wanita tua yang bukan mahram nya itu di perbolehkan berjabat tangan atau bersalaman dengan laki-laki dengan syarat wanita itu sudah tidak menarik perhatian laki-laki dan diantara keduanya di jamin tidak akan menimbulkan syahwat satu sama lain, Tapi dalam madzhab syafi'i tetap diharamkan. Kedua, wanita muda yang bukan mahram nya ini jelas di haramkan berjabat tangan atau bersalaman dengan laki-laki yang bukan mahram nya karena akan menimbulkan banyak fitnah diantara keduanya.

Ada pula yang tak mempermasalahkan persoalan berjabat tangan atau bersalaman antara laki-laki dan perempuan bukan mahram. Menurutnya kunci nya adalah hati. Jika selama berjabat tangan atau bersalaman itu tidak ada niat apa-apa dan tidak akan menimbulkan fitnah apapun maka tidak di permasalahkan.

 Hadis Nabi Muhammad Saw:

"Sesungguhnya setiap amalan (tergantung) niatnya." (HR Bukhari Muslim).

Memang segala sesuatu bersumber dari hati dan tergantung pada niatnya seseorang Namun, siapa sangka, banyak pula maksiat yang berawal dari sentuhan tangan. Maka dari itu bersentuhan tangan, berjabat tangan atau bersalaman dengan bukan mahramnya di haramkan karena banyak mendatangkan madharat dibandingkan maslahatnya.

Meski begitu di zaman sekarang ini berjabat tangan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram seperti sudah menjadi tradisi dan dipandang biasa oleh sebagian orang, yang kita tahu dan kita lihat adalah hanya orang-orang tertentu saja yang mengamalkan untuk tidak berjabat tangan atau bersalaman dengan nonmahramnya.

Bahkan, berjabat tangan atau bersalaman dengan nonmahram dihindari oleh orang-orang yang faham agama, oleh mereka yang sudah mengetahui larangan dari hal tersebut. Tapi, tidak sedikit juga yang sudah tahu akan hukumnya namun masih melakukan hal tersebut berjabat tangan atau bersalaman dengan menyentuh tangan kadang karena adanya rasa malu atau canggung jika berjabat tangan atau bersalaman tidak bersentuhan hal itu terjadi karena ketidak biasaan seseorang melakukan hal itu, jika memang sudah terbiasa maka dengan sendirinya ketika kita akan bersalaman dengan yang bukan muhrim otomatis kita tidak akan menyentuhnya cukup dengan telungkupkan tangan lalu sedikit menundukan kepala agar terlihat lebih sopan, menghormati, dan menghargai.

Memang susah untuk melakukan sesuatu yang tidak biasa dilakukan sebelum nya termasuk tidak berjabat tangan atau bersalaman dengan lawan jenis yang bukan mahram kita. Namun, sedikit demi sedikit kita belajar untuk tidak berjabat atau bersalaman dengan nonmahram supaya kita menjadi biasa lalu terbiasa. Mungkin awal-awal akan terasa asing bagi yang tidak pernah melakukannya tapi seiring berjalan nya waktu juga karena biasa maka akan sangat mudah dilakukan.

Cobalah mulai dari sekarang agar tidak berjabat tangan atau bersalaman secara langsung dengan yang bukan muhrim. Cukup telengkupkan tangan dan menunduk. Mudah-mudahan kita semua bisa menjalankan apa saja yang Allah perintahkan dan menjauhi setiap larangan-Nya. Agar hidup kita berada pada koridor yang seharusnya..

Wallahua'lam..

No comments for "Haramkah Hukum Berjabat Tangan Dengan Lawan Jenis?"

Berlangganan via Email