Tanda Suksesnya Puasa Ramadhan

Tanda Suksesnya Puasa Ramadhan

TANDA SUKSENYA PUASA RAMADHAN
Tanda suksesnya puasa ramadhan

Doaislami - Bulan ramadhan adalah bulan yang sangat di tunggu tunggu bagi umat islam, karena bulan ini merupakan bulan yang berbeda dari bulan bulan lainnya. Di mana di bulan ramadhan ini nilai pahala dari sebuah amalan di lipat gandakan, belum lagi adanya amalan sunah yang berpahala seperti pahalanya amalan yang ԝajib.


Sehingga bulan ramadhan merupakan momentum paling baik untuk memanen pahala sebanyak banyak nya bagi umat islam. Namun, tidak sedikit orang yang tidak sukses dalam puasa ramadhan nya. Dalam artian puasa yang dikerjakan nya tidak lebih dari menahan lapar dan haus saja tanpa mendapatkan nilai apapun di sisi Allah. Mengapa demikian? Benarkah dapat seperti itu? 

Ya, itu bisa saja bahkan lumrah terjadi. Di mana orang yang berpuasa tidak mendapatkan apapun di sisi Allah kecuali lapar dan haus. Karena sejatinya puasa bukan lah hanya untuk menahan lapar dan haus saja, melainkan juga menahan hal hal yang dapat membatalkan puasa. Seperti menahan diri dari perbuatan dosa, baik itu dosa kecil maupun dosa besar.

ԝalaupun jika menurut syariah, orang yang berpuasa namun tetap melakukan dosa maka status puasanya itu sah sah saja, karena larangan untuk tidak melakukan perbuatan dosa bukanlah syarat sah dari puasa. Tetapi orang yang seperti itu tidaklah sukses dalam pandangan Allah.

Nah sukses atau tidak nya sebuah amalan yang kita kerjakan pada dasarnya itu urusan Allah sԝt, kita tidak perlu mengetahuinya. Karena kita hanyalah seorang hamba yang memang sudah seharusnya beribadah kepada-Nya. Tetapi bukankah rugi jika amalan yang selama ini kita kerjakan ternyata hanya sia sia di mata Allah? Oleh karena itu, sangat perlu bagi kita untuk mengetahui tanda dari suksesnya sebuah amalan yang kita kerjakan. 

Terlebih tentang tanda suksesnya puasa ramadhan yang menjaga topik kali ini.
Ternyata yang menjadi tanda sukses atau tidaknya puasa ramadhan yang kita kerjakan saat ini ditentukan oleh kebiasaan dan perilaku kita setelah ramadhan nanti. 

Semisal, jika saat bulan ramadhan kita sering melaksanakan shalat tahajud, shalat duha, memperbanyak membaca Al Quran bahkan menghafal nya, dan berperilaku baik serta selalu menghindarkan diri dari perbuatan dosa, maka setelah bulan ramadhan pun kita akan tetap istiqamah dalam kebiasaan dan perilaku itu. Keistiqamahan yang tetap terjaga sampai di bulan setelah ramadhan itulah yang menjadi tanda suksesnya puasa ramadhan yang kita kerjakan.

 Lebih mudah nya mungkin seperti ini, coba kita anggap dalam percobaan sebuah tes. Di mana jika bulan ramadhan adalah ajang bagi kita untuk berlatih, dan bulan bulan lainnya ada tempat pelaksanaan dari latihan itu secara real (praktek yang sesungguhnya).

 Jadi, dapat kita simpul kan jika dalam latihan nya sudah baik namun dalam pelaksanaan nya kembali buruk maka tes nya gagal atau tidak sukses bukan? Nah, begitu pun dengan puasa ramadhan.

Jika ibadah kita meningkat dan berperilaku baik hanya saat bulan ramadhan saja, lalu setelahnya kembali malas dalam beribadah dan berperilaku buruk lagi, maka sudah dipastikan jika puasa ramadhan kita tidaklah sukses, atau bisa di bilang hanyalah sia sia. Karena memang tidak sedikit orang yang berpuasa namun tidak mendapatkan apa apa dari puasanya, alias puasa mereka sia sia dalam pandangan Allah.

Sebagaimana dalam sebuah hadist yang artinya “Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga”. [H.R. Ath Thobrony].

Sayangnya tanda suksesnya puasa ramadhan tersebut hanya bisa dilihat ketika bulan ramadhan itu telah usai. Tetapi ada juga cara yang bisa di lakukan saat masih bulan ramadhan agar puasa ramadhan kita sukses dalam pandangan Allah. Cara atau amalan itu simpel sebetulnya, begitu mudah di ucapkan bahkan mungkin semua orang telah tahu dengan amalan ini, namun pada kenyataannya begitu sulit untuk di kerjakan.

Berikut amalan yang bisa kita lakukan agar suksesnya puasa ramadhan 

Amalan agar suksesnya uasa ramadhan

Menjaga mulut

dalam berpuasa kita tidak hanya di tuntut untuk menahan lapar dan haus saja. Tapi juga di tuntut untuk menahan dari melakukan sesuatu yang dilarang/dosa. Contoh kecilnya adalah menjaga mulut, di mana kita tidak boleh berbicara akan sesuatu yang tidak pantas kita bicarakan. Alternatif nya adalah menjaga mulut kita dengan banyak berdzikir kepada Allah, bershalawat, membaca Al Quran, dan ucapan yang baik lainnya.

Menjaga telinga

dengan tidak mendengar sesuatu yang tidak seharusnya. Jaga telinga kita dengan banyak banyak mendengar hal hal yang baik.

Menjaga tangan

Dari sesuatu yang memang tidak sepantasnya kita pegang. Gunakan tangan untuk memegang Al Quran atau hal hal yang baik lainnya.

Menjaga kaki

Agar tidak dilangkahkan pada jalan keburukan. Seperti melangkah kan nya ke tempat tongkrongan yang mungkin kurang berfaedah, atau bahkan mungkin saja akan ada godaan teman untuk membatalkan puasa. Nah cobalah untuk tetap menjaga kaki kita, dengan langkahkan lah kaki itu pada jalan kebaikan. Seperti pergi ke masjid, madrasah, atau tempa tempat baik lainnya.

Sebetulnya  sesuatu yang bisa kita kerjakan agar suksesnya puasa ramadhan adalah dengan menjaga seluruh anggota badan kita dari sesuatu yang di haramkan. Menjaga nya dengan tetap menggunakan nya pada hal hal yang baik, dan berusaha menahan dengan sebisa mungkin dari hal hal yang yang buruk. Karena itulah makna sesungguhnya dari berpuasa ‘menahan’. 

Semoga kita termasuk kepada orang orang yang mampu menahan segala sesuatu yang memang seharusnya ditahan, tidak termasuk ke dalam orang orang yang merugi karena puasa yang sia sia dalam pandangan Allah dan mampu merasakan suksesnya puasa ramadhan. Aamiin

0 Response to "Tanda Suksesnya Puasa Ramadhan"

Post a Comment

dmca

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel