Penyebab Puasa Ditolak Allah Swt,Karena Beberapa Kebiasaan Sepele

Penyebab Puasa Ditolak Allah  Swt,Karena Beberapa Kebiasaan Sepele 

Penyebab Puasa Ditolak Allah  Swt,Karena Beberapa Kebiasaan Sepele
Penyebab Puasa Ditolak Allah  Swt,

Doaislami - Mungkin sebagian besar dari kehidupan umat muslim ialah beribadah. Seperti shalat, zakat, puasa, dll. Namun apakah kita yakin jika ibadah yang selama ini kita kerjakan diterima oleh Allah Swt? Atau mungkin malah ditolak? ԝalaupun sebetulnya urusan diterima atau tidaknya sebuah ibadah itu ya urusan Allah Swt, namun kita juga harus berusaha untuk menghindari sebuah kebiasaan yang mungkin dapat merusak pahala ibadah kita, apalagi jika sampai ibadah yang telah kita kerjakan ditolak karena kebiasaan sepele itu.

Begitu pun dengan ibadah puasa yang sebentar lagi akan kita kerjakan. Ya, sebentar lagi akan masuk pada bulan ramadhan, bulan di mana umat muslim akan mengerjakan ibadah puasa selama 1 bulan penuh. Selain mempersiapkan diri untuk menyambut datangnya bulan ramadhan atau bulan puasa, kita juga sudah seharusnya meԝaspadai tentang kebiasaan kita yang mungkin akan merusak pahala puasa atau bahkan bisa saja sampai menyebabkan ditolaknya ibadah puasa kita nanti.

Karena ternyata ada loh beberapa kebiasaan yang mungkin kita anggap sepele namun kebiasaan itu dapat membuat ibadah puasa kita di tolak oleh Allah Swt. Apa saja sih kebiasaan sepele yang menjadi penyebab ditolaknya puasa oleh Allah Swt itu? 
Berikut beberapa kebiasaan sepele penyebab ditolaknya ibadah puasa 

Riya atau pamer



Riya atau pamer


Riya atau sering kita anggap dengan pamer adalah sebuah kebiasaan yang kita lakukan dengan maksud ingin dilihat oleh orang lain. Kebiasaan ini mungkin sudah lumrah dalam keseharian kita. Apalagi semenjak adanya teknologi seperti handphone/Hp, tak jarang ibadah yang di lakukan di abadikan dalam bentuk foto lalu di bagikan di media sosial.

Sadar atau tidak kebiasaan itu dapat merusak pahala dari ibadah yang kita lakukan bahkan membuat ibadah itu ditolak. Begitu pun saat beribadah puasa, riya atau pamer dapat menjadi penyebab berkurang bahkan ditolak nya puasa yang kita lakukan.

Karena inti dari riya itu sendiri adalah ingin terlihat oleh orang lain, sedangkan kunci dari diterimanya sebuah ibadah adalah adanya rasa ikhlas di dalamnya. Riya itu sendiri bertolak belakang dengan syarat diterimanya suatu ibadah, sehingga bisa disimpulkan jika ibadah yang kita lakukan dibarengi dengan rasa riya maka ibadah itu ditolak atau sia sia saja. Sebagaimana firman Allah :

وَقَدِمْنَا إِلَى مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًا

” Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan”. (Al-Furqan : 23)

Berikut kami rangkum contoh dari beberapa kebiasaan riya yang dapat membuat ibadah puasa kita ditolak oleh Allah SWT


a.Membuat status di media sosial yang menegaskan sedang berpuasa

Ya, membuat status di media sosial baik di facebook, wa, ig, dsb mungkin sudah merupakan sebuah kebiasaan dan itu memang boleh boleh saja, namun berbeda jika itu di lakukan dengan unsur riya. Semisal,  saat kita sedang berpuasa lalu membuat status ‘Rindu adzan magrib’ dsb. Mungkin itu seperti hal yang sepele, namun jika di latar belakangi dengan niat riya agar orang lain tahu jika ia sedang berpuasa maka bisa saja itu menjadi penyebab ditolak nya ibadah puasa yang sedang dikerjakan.

b.Memfoto makanan saat berbuka

Ya, ini juga sebuah kebiasaan yang lumrah. Namun, jika ini dilakukan dengan maksud riya agar orang lain tau tentang menu berbuka yang akan di santap dan dengan niat agar dilihat orang lain jika ia benar benar sedang berpuasa maka ini juga dapat menjadi penyebab ditolak nya ibadah puasa yang kita lakukan.

c. Riya dalam hal ibadah saat berpuasa

seperti membaca Al Quran atau melakukan ibadah lain saat berpuasa namun dengan tujuan agar terlihat oleh orang lain, maka itu dapat membuat ibadah puasa yang sedang dilakukan ditolak, karena di barengi dengan ibadah lain yang berunsur riya.

Tidak Di Perbolehkan Berlebih-lebihan



Berlebih lebihan


Nah, maksud dari berlebih lebihan di sini ialah berlebih lebihan baik dalam sahur, berbuka, maupun dalam ibadah puasanya itu sendiri. Karena apapun yang berlebih lebihan itu tidaklah baik, karena Allah swt sendiri tidaklah menyukai orang yang berlebih lebihan, sekali pun itu dalam melaksanakan sebuah ibadah.

وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

“dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (Q.S Al-An’am[6]: 141)

Janganlah berlebih lebihan dalam sahur dan berbuka maksudnya adalah dalam segi makanan. Jangan mentang mentang akan berpuasa seharian penuh, sampai makan sahur dengan sangat banyak dan membuat perut sangat kenyang sehingga terlelap sampai meninggalkan shalat subuh, atau berlebih lebihan dalam berbuka dengan makan yang banyak sampai tidak kuat shalat terawih. Nah, jangan sampai kaya gini ya, karena kebiasaan sepele seperti ini bisa membuat ibadah puasa kita ditolak oleh Allah Swt.

 وكُلُواْ وَاشْرَبُواْ وَلاَ تُسْرِفُواْ إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ 

“Makan dan minumlah kalian, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”. (QS. Al A`raaf : 31)

Berlebih lebihan dalam berpuasa sekali pun tidaklah diperbolehkan. Semisal, memanjang kan waktu puasa sampai isya yang jelas jelas kita ketahui jika batas waktu puasa itu ialah sampai magrib. Meski mungkin dengan niat ingin lebih memperpanjang mendapatkan pahala namun hal seperti ini tidaklah diperbolehkan. Sebagaimana firman Allah dalam Q.S Al Maidah ayat 77

قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لَا تَغْلُوا فِي دِينِكُمْ غَيْرَ الْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعُوا أَهْوَاءَ قَوْمٍ قَدْ ضَلُّوا مِن قَبْلُ وَأَضَلُّوا كَثِيرًا وَضَلُّوا عَن سَوَاءِ السَّبِيلِ 

Katakanlah "Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus.

Sering  Mengeluh Di Saat Berpuasa



Banyak Mengeluh

Keluhan keluhan saat berpuasa pasti selalu ada. Semisal ‘Duh laper’, ‘ Duh haus’ dan keluhan keluhan lain yang mungkin tanpa kita sadari sering kita keluh kan saat berpuasa. Ya, manusia memang termasuk makhluk yang mungkin sering mengeluh, saking sudah menjadi sebuah kebiasaan mengeluh ini sering terbawa juga saat beribadah, terutama saat ibadah puasa.

Disengaja atau tidak mengeluh saat berpuasa bisa mengurangi bahkan membuat ibadah puasa di tolak oleh Allah Swt. Nah, siapa nih yang masih suka ngeluh saat puasa? Kurang kurangin ngeluh nya deh dari sekarang. Bahkan lebih baik hilangkan aja nih kebiasaan mengeluh saat puasa, agar pahala puasa kita dapat terjaga dan tidak menjadi puasa yang sia sia sebab puasa kita ditolak oleh Allah Swt karena keseringan mengeluh saat puasa.

0 Response to "Penyebab Puasa Ditolak Allah Swt,Karena Beberapa Kebiasaan Sepele"

Post a Comment

dmca

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel