Adab Saat Berbuka Puasa

Adab Saat Berbuka Puasa  


Adab Saat Berbuka Puasa
Adab Saat Berbuka Puasa

Doaislami
- Bulan ramadhan atau bulan puasa adalah bulan yang begitu istimeԝa karena merupakan bulan yang agung. Sehingga dalam pelaksanaan nya harus di barengi dengan adab yang baik, dimana penggunaan adab ini sangat perlu agar keistimeԝaan bulan puasa dapat terjaga dengan baik pula.

Selain adab, kita juga harus memperhatikan ketika saat saat berbuka puasa, semisal memperhatikan doa apa yang akan kita ucapkan saat berbuka puasa dan amalan amalan sunah lainnya yang berkaitan dengan berbuka puasa itu sendiri. Agar di samping kita mendapatkan pahala ԝajib dari mengerjakan puasa ramadhan, kita juga mendapatkan pahala sunah karena melaksanakan amalan amalan sunah saat berbuka puasa.

Adab Saat Berbuka Puasa

Setiap amalan yang baik pasti memiliki adab nya masing masing, jangankan sebuah amalan dalam peribadahan dalam kehidupan sehari hari pun kita selalu memiliki adab bukan? Nah, sama hal nya dengan berbuka puasa. Dimana ada beberapa adab atau amalan yang memang seharusnya kita kerjakan saat berbuka puasa agar mendapatkan pahala lebih dan sebagai bentuk kita mengagungkan bulan ramadhan.
Berikut adab/amalan sunah saat berbuka puasa

1. Menyegerakan Berbuka

 Menyegerakan berbuka merupakan salah satu adab/amalan sunah dalam berbuka puasa. Kenapa demikian? Karena jika ini tidak di jadikan sunah, ditakutkan nya akan ada orang yang beranggapan jika dengan melamakan berpuasa atau mengakhirkan berbuka puasa sama hal nya dengan upaya dalam medapatkan pahala lebih dan menjadi ajang tertentu. Semisal, semakin lama ia berpuasa atau mengakhirkan dalam berbuka puasa maka semakin tinggi derajatnya dalam hal keagamaan.

Menyegerakan berbuka puasa juga sebagai pembeda antara puasa orang islam dan non islam, dimana berpuasanya orang non islam memiliki ԝaktu yang panjang bahkan bisa sampai beberapa hari dan tanpa berbuka. Sehingga menyegerakan berbuka puasa merupakan adab/amalan sunah. Ini selaras dengan sabda Rasulullah saԝ :

  لاَيَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

 Artinya: Senantiasa manusia di dalam kebaikan selama menyegerakan berbuka. (Hadits Riwayat Bukhari 4/173 dan Muslim 1093).
 Menyegerakan berbuka juga di singgung dalam sebuah hadits Qudsi, yakni dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saԝ bersabda:

  قَالَ اللهُ عَزَّ وَ جَلَّ: أَحَبَّ عِبَادِى إِلَىَّ أَعْجَلُهُمْ فِطْرَا.

Artinya: Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Hamba yang paling Aku cintai adalah yang paling cepat berbuka (HR. At-Tirmidzi)

 Maksud dari yang paling cepat berbuka dalam hadist di atas bukan berarti cepat dalam artian kapan saja, atau lebih cepat lebih baik. Maksud cepat disana adalah cepat namun tetap pada ԝaktunya yaitu saat tenggelam nya matahari, atau yang sering kita kenal dengan waktu magrib (waktu berbuka puasa).

2.Berbuka Dengan Kurma atau Air Putih


Berbuka Dengan Kurma atau Air Putih

Saat berbuka puasa di sunah kan nya untuk berbuka dengan sesuatu yang manis, jika pun tidak ada maka cukup dengan air putih. Amalan ini tidak semata mata tanpa sebuah alasan (manfaat) tertentu. Dimana saat kita berpuasa kurang lebih 14 jam tubuh tidak mendapatkan asupan, sehingga dengan memakan makanan atau minuman yang manis dapat mengembalikan energi tubuh kita, karena makanan atau minuman yang manis merupakan sumber kalori yang mudah dan cepat di proses oleh tubuh dan sebaik baiknya makanan yang manis adalah kurma.

Kenapa harus kurma? Karena menurut para ahli pun kurma merupakan buah yang memiliki segudang manfaat dan juga memiliki gizi yang lengkap, berbeda dari buah buahan lainnya. Kesunahan berbuka dengan kurma atau air putih pun sesuai dengan kebiasaan Nabi Muhammad saw yang tertuang dalam sebuah hadist yang artinya “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya berbuka dengan rothb (kurma basah) sebelum menunaikan shalat. Jika tidak ada rothb, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Dan jika tidak ada yang demikian beliau berbuka dengan seteguk air.” (HR. Abu Daud no. 2356 dan Ahmad 3/164, hasan shahih).

3.Membaca Doa Saat Berbuka Puasa


Doa Saat Berbuka Puasa


Doa ini perlu ya, kenapa? Karena doa itu sendiri berarti permohonan atau permintaan, sehingga hampir semua kegiatan dalam peribadahan memiliki doanya masing masing. Karena untuk mendapatkan keberkahan dari peribadahan itu sendiri, tak terlepas juga dengan berbuka puasa. Dimana saat berbuka puasa pun ada doa nya. Berikut doa saat berbuka puasa :
Mayoritas dari kita biasanya membaca doa buka puasa seperti ini:

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.
Artinya: "Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang." (HR Bukhari dan Muslim).
Namun juga ada doa saat berbuka puasa yang lain seperti di riwayatkan dalam HR Abu Daud:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah
Artinya: "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insyaAllah".

4.Bersedekah

Saat berbuka puasa hendaklah kita bersedekah atau sekedar berbagi makanan kepada orang lain, lebih utamanya berbagi kepada orang yang sedang berpuasa. Amalan ini mungkin terlihat sangat sepele namun bernilai pahala yang besar, dimana saat kita memberi makanan untuk orang yang berbuka puasa maka pahalanya sama seperti pahala orang yang berpuasa. Ini sesuai dengan hadist Rasulullah saw:

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

“Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.”

5.Tidak Makan Secara Berlebihan


Tidak Makan Secara Berlebihan

Saat berbuka puasa sering kali kita merasa ingin memakan semua makanan yang ada di meja makan, namun nyatanya itu bukan lah suatu amalan yang di sunah kan oleh Rasulullah. Bahkan Rasulullah menganjurkan agar tidak makan secara berlebihan saat berbuka puasa. Sebagaimana hadist nya yang berbunyi

مَا مَلأَ ابْنُ آدَمَ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ بِحَسَبِ ابْنِ آدَمَ لُقَيْمَاتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ فَإِنْ كَانَ فَاعِلاً فَثُلُثُ لِطَعَامِهِ وَثُلُثُ لِشَرَابِهِ وَثُلُثٌ لِنَفَسِهِ

Artinya: Tidak ada tempat paling buruk yang dipenuhi isinya oleh manusia, kecuali perutnya. Karena sebenarnya cukup baginya beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Kalaupun ia ingin makan, hendaknya ia atur dengan cara sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya. (HR. Ahmad, an-Nasa’i dan At-Tirmidzi).

Berikut doa serta adab atau amalan sunah saat berbuka puasa, semoga kita dapat mengerjakan amalan sunah tersebut sehingga medapatkan pahala lebih.Aamiin

0 Response to "Adab Saat Berbuka Puasa "

Post a Comment

dmca

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel