-->

Sedekah Sebagai Perisai Virus Corona / Covid-19

Sedekah Sebagai Perisai Corona / Covid-19

Sedekah Sebagai Perisai Virus Corona / Covid-19
Sedekah Sebagai Perisai Virus Corona / Covid-19

Doaislami - Membahas tentang virus corona mungkin tidak akan ada habis nya,sampai-sampai begitu banyak paradigma yang bermunculan tentang pandemik global ini. Ada yang menyebutkan jika virus ini adalah rekayasa China terhadap AS dalam hal politik perdagangan, ada juga yang menyebutkan jika virus ini adalah percobaan dari kaum Iluminati (pengikut dajjal) dengan tujuan agar membunuh umat manusia sebanyak banyak nya, atau paradigma yang menyebutkan jika virus corona ini ada sebagai peringatan Tuhan terhadap umat manusia yang sudah melampaui batas, dan paradigma paradigma lain yang bermunculan dan belum pasti kebenaran nya. Terlepas dari itu semua, bagaimana pun makhluk yang tak terlihat namun begitu menggemparkan dunia ini masih salah satu makhluk Allah swt, tidak akan pernah ada hal di dunia ini yang terjadi melainkan atas kehendak Allah termasuk dengan virus corona ini.

Covid-19 Terjadi Atas Izin Allah

Sejatinya apapun yang terjadi di dunia ini tidak lain karena atas izin Allah swt, baik berupa kemadharatan atau pun kebaikan. Sebagaimana Allah Swt berfirman, "Jika Allah menimpakan sesuatu kemadhorotan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."(QS Yunus [10]:107)

Ya, semua yang terjadi memang atas kehendak Allah. Jika Allah tidak mengkehendaki maka sesuatu itu takan pernah terjadi, tapi jangan sampai pemahaman ini menjadikan kita tidak mengindahkan untuk menjaga diri dari virus corona ini, jangan sampai alih alih yakin kepada Allah malah membawa kita terhadap hal yang merugikan bagi diri sendiri. Karena bagaimana pun mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Seperti hal nya dalam islam itu sendiri, sebelum sampai pada tawakal kita harus melewati dulu ikhtiar (usaha), jadi tidak serta merta langsung bertawakal begitu saja tanpa pernah melalui usaha terlebih dahulu.

Corona Sebagai Dampak Dari Ulah Manusia


Agama islam merupakan agama yang sempurna, dimana semua tatanan kehidupan umat manusia sudah terbungkus rapi dalam kitab Al Quran sebagai suatu pedoman bagi umat islam. Dalam Al Quran itu sendiri, begitu lengkap pembahasan tentang semua kebutuhan, peristiwa, peribadahan, makanan, teknologi, dan semua seluk beluk yang berkaitan tentang umat manusia, semua nya telah di susun dengan sedemikian rupa. Sehingga masalah apapun yang ada dalam kehidupan manusia sejatinya telah ada jawabannya dalam Al Quran, dan bencana apapun yang terjadi di muka bumi ini, sejatinya adalah akibat dari ulah manusia itu sendiri. Sebagaimana firman Allah swt

وَما أَصابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِما كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُوا عَنْ كَثِيرٍ

Dan segala musibah yang menimpa kalian adalah disebabkan oleh perbuatan tangan kalian. Dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan kalian)” (QS. Asy-Syuuraa: 30).

Jika memang semua musibah yang terjadi di muka bumi ini adalah akibat dari ulah manusia itu sendiri, maka sama hal nya dengan virus corona ini. Virus ini mungkin ada memang karena ulah dari manusia, entah apa penyebab yang sebenarnya. Namun yang lebih baik sekarang adalah memikirkan tentang bagaimana cara menekan pencegahan virus ini dan benar benar membuatnya lenyap di muka bumi, sehingga warga dunia tidak perlu khawatir atas penyakit mematikan yang mengancam mereka. Sehingga aktifitas kembali normal seperti sedia kala.

Pencegahan Virus Corona Dalam Islam

Seperti yang telah di bahas dalam artikel sebelum nya, jika islam menyukai kebersihan. Bahkan kebersihan merupakan sebagian daripada iman dalam islam, sehingga umat islam sudah sepatutnya selalu menjaga kebersihan diri, pakaian, dan lingkungan nya.

Jika pedoman ini terealisasi dengan baik maka mustahil akan ada virus yang tumbuh dan menyebabkan keresahan seperti ini. Karena semua lingkungan, pakaian bahkan setiap individu itu bersih. Lalu kenapa ini bisa terjadi? Ya, jawaban nya karena "Kebersihan merupakan sebagian dari iman" ini belum dapat terealisasi dengan sempurna di setiap individu, sehingga masih ada bahkan banyak celah celah yang membuat virus / bakteri itu tumbuh dengan baik.
Pencegahan virus corona dalam islam bisa di lalukan dengan :
1. Berwudhu, karena saat kita telah berwudhu maka keadaan kita sedang suci dan tidak mungkin terjangkit virus
2. Menjaga kebersihan, agar tidak ada lagi celah yang membuat virus/bakteri itu tumbuh.
3. Perbanyak berdoa, karena sejatinya virus corona merupakan salah satu dari makhluk Allah.

Sedekah Sebagai Perisai Virus Corona

Dalam suatu riwayat di jelaskan jika pada dasar nya virus itu tidak dapat menular melainkan atas bantuan jin, dan jin itu tidak dapat menularkan nya pada orang muslim karena setiap orang muslim itu di kelilingi oleh cahaya putih yang tidak bisa di sentuh oleh jin. Muslim yang seperti apa yang tidak dapat di sentuh oleh jin? Tentunya muslim yang mampu menjaga kesucian dirinya dengan berwudhu. Terlepas dari beberapa cara untuk pencegahan corona yang sudah di uraikan di atas, ternyata sedekah juga mampu menjadi perisai dari wabah corona ini. Dimana yang kita ketahui, begitu banyak manfaat dari sedekah salah satunya sebagai pencegah wabah / penyakit. Sebagaimana hadist Nabi saw :
-“Sedekah dapat menolak 70 macam bencana, dan yang paling ringan adalah penyakit kusta dan sopak (vitiligo).” (Riwayat Imam Thabrani)
-"Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah.” (Riwayat Imam Baihaqi).

Sedekah salah satu ibadah yang mungkin hampir semua orang muslim tau, namun sayang nya mungkin tidak semua orang muslim tau tentang keistimewaan yang terdapat dari sedekah ini. Selain dapat menjauhkan dari siksa api neraka, memperlancar rezeki, melipat gandakan rezeki, dengan sedekah ternyata juga menghindarkan kita dari wabah/penyakit.

Di tengah wabah corona ini, selain tetap menjaga daya tahan tubuh agar tidak mubah dijangkiti virus, mungkin sedekah juga bisa menjadi salah satu cara untuk menghindarkan kita dari virus corona yang sedang mewabah ini. Tidak perlu sedekah dengan harta yang banyak atau pertolongan yang hebat, coba untuk memulai nya dengan hal yang kecil. Seperti memberi masker bagi mereka yang membutuhkan, atau menyisakan tisu toilet yang ada di supermarket agar orang lain juga bisa membelinya, atau hal hal kecil lain nya yang bagi kita mungkin sepele namun begitu membantu bagi orang lain.

Corona Merupakan Teguran Keras Atas Ketamakan Manusia

Di tengah kasus corona ini seharusnya manusia sadar akan berbagi, bukan malah semakin menjadi jadi. Bukan kah virus corona ini juga timbul karena manusia yang mulai tamak? Manusia yang mulai memakan makanan yang tak lazim. Seperti kelelawar contoh nya, para peneliti mendapatkan begitu banyak virus berbahaya yang ada di tubuh kelelawar, sehingga alamiah nya kelelawar selalu tinggal di gua gua gelap yang jauh dari permukiman manusia. Itu tidak mungkin serta merta hanya berasal dari nalurinya saja, namun juga karena campur tangan Sang Ilahi. Pernah berpikir kah kita, jika kelelawar tercipta agar menyimpan sekian banyak virus yang berbahaya bagi manusia, agar virus itu tidak bertebaran dan membahayakan manusia. Sehingga Allah mentakdirkan kelelawar itu untuk hidup di tempat tempat yang jauh dari permukiman manusia. Namun sayang nya, manusia sekarang terlalu melewati batas sehingga pada akhirnya menyebabkan virus yang seharusnya tersimpan aman di tubuh kelelawar itu menyebar dan menjangkiti manusia, menyebar dari manusia satu ke manusia lain yang akhirnya sampai pada level pandemik global.

Corona Sebagai Peningkat Ketaqwaan

Sungguh suatu hal yang sangat luar biasa, saat kita merubah tatanan alam sedikit saja ternyata dampaknya begitu luar biasa. Dari sini seharusnya kita sadar bahwa di muka bumi ini tidak hanya hidup makhluk yang bernama manusia saja, namun makhluk lain nya yang seharusnya kita juga saling berbagi akan bumi ini. Karena dianggap penting atau tidak, keberadaan makhluk lain seperti binatang dan tumbuhan itu memiliki peranan penting dalam keseimbangan kehidupan di muka bumi ini. Dari kasus ini mari kita mulai membuka mata agar semakin mampu berbagi, baik berbagi terhadap sesama manusia maupun berbagi dengan sesama makhluk hidup. Semoga dengan adanya kasus ini juga bisa membuat manusia khususnya umat islam agar lebih meningkatkan ketaqwaan nya kepada Allah. Menjalankan apa yang di perintahkan dan menjauhi segala larangan nya, walau terkadang larangan Allah selalu bertolak belakang dengan logika manusia, bahkan larangan itu selalu searah dengan hawa nafsu. Namun harus di garis bawahi, jika manusia hanyalah makhluk yang lemah dan sehebat apapun pengetahuan yang ia tahu itu hanyalah secuil pengetahuan dari Dia yang Maha Mengetahui, karena kita tidak pernah tahu kebaikan apa yang tersimpan di balik larangan itu.

هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ ۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Dia-lah Allâh, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. [Al-Baqarah/2: 29].

Sejatinya, apapun yang terjadi di muka bumi ini pasti atas izin Allah dan pasti memiliki hikmah tersendiri di baliknya. Covid-19 atau virus corona ini juga pasti memiliki hikmah nya tersendiri untuk umat manusia, terlepas dari apapun itu semoga wabah ini cepat usai, terlebih sebelum bulan Ramadhan tiba. Aamiin....

Wallahualam
LihatTutupKomentar

Dmca