Malam Nisfu Sya'ban dan Keutamaannya

 Malam Nisfu Sya'ban dan Keutamaannya


malam nisfu sya'ban da keutamaannya

Pembahasan kali ini akan membahas seputar Malam nisfu sya'ban dan Keutamaannya berhubung sebentar lagi mendekati malam nisfu sya'ban,mari kita sama-sama Cari tau Apa itu malam nisfu sya'ban ?

Pengertian Nisfu Sya'ban

Nisfu sya'ban adalah bulan kedelapan dalam kalender islam(hijriah) yang jatuh pertepatan pada pertengahan bulan sya'ban jatuh pada tanggal 15. Bulan ini ada diantara 2 bulan sebelumnya yaitu Rajab dan bulan sesudahnya yaitu ramadhan. Malam ini adalah salah satu malam yang memiliki keistimewaan dan keutamaan-keutamaan.
Biasanya dikalangan masyarakat seperti kita suka mengadakan pengajian yang diadakan bersama-sama dengan membacakan 3 kali surah yasin.


apa itu malam nisfu sya'ban


Keutamaan Nisfu Sya'ban

keutamaan nisfu Sya’ban tersebut sebagai berikut:

1.Diampuni Dosa

Pada malam nisfu sya'ban Allah SWT. Akan senantiasa mengampuni dosa seluruh manusia kecuali yang mempersekutukan Allah dan saling bermusuhan satu sama lain.

Sebagaimana hadis riwayat al-Imam al-Thabrani dan Ibnu Hibban dari Mu’adz bin Jabal dari Nabi Saw, beliau bersabda:

 يَطَّلِعُ اللهُ إِلَى خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيْعِ خَلْقِهِ إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ

Artinya; “Allah Saw melihat kepada makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban, lalu memberikan ampunan kepada seluruh makhluk-Nya kecuali kepada orang yang menyekutukan Allah atau orang yang bermusuhan.”

2.Do'a akan diterima Allah

Pada malam nisfu sya'ban ini jika kita memperbanyak do'a kita Allah akan senantiasa menerima Do'a-Do'a kita dengan cepat.

Hal ini berdasarkan hadis riwayat al-Imam al-Baihaqi dari Usman bin Abi al-‘Ash dari Nabi Saw., beliau bersabda:

إَذا كَانَ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ نَادَى مُنَادٍ: هَلْ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ فَأَغْفِرُ لَهُ؟ هَلْ مِنْ سَائِلٍ فَأُعْطِيْهِ؟ فَلاَ يَسْأَلُ أَحَدٌ شَيْئًا إِلَّا أُعْطِيْ إِلَّا زَانِيَةً بِفَرْجِهَا أَوْ مُشْرِكًا


Artinya: “Apabila datang malam Nisfu Sya’ban, ada pemanggil (Allah) berseru: “apakah ada orang yang memohon ampun dan Aku akan mengampuninya? Apakah ada yang meminta dan Aku akan memberinya? Tidak ada seseorang pun yang meminta sesuatu kecuali Aku akan memberinya, kecuali wanita pezina atau orang musyrik.“

Hadits tersebut menyebutkan bahwa Allah akan menerima setiap permintaan hamba-Nya siapapun itu kecuali wanita pezina dan orang musyrik.

3.Dianjurkan melaksanakan sholat sunnah

Pada malam nisfu sya'ban ini kita dianjurkan melaksanakan sholat sunnah.


Diriwayatkan dari Siti A’isyah ra berkata, : “Suatu malam rasulullah salat, kemudian beliau bersujud panjang, sehingga aku menyangka bahwa Rasulullah telah diambil, karena curiga maka aku gerakkan telunjuk beliau dan ternyata masih bergerak. Setelah Rasulullah usai salat beliau berkata: “Hai A’isyah engkau tidak dapat bagian?”. Lalu aku menjawab: “Tidak ya Rasulullah, aku hanya berfikiran yang tidak-tidak (menyangka Rasulullah telah tiada) karena engkau bersujud begitu lama”. Lalu beliau bertanya: “Tahukah engkau, malam apa sekarang ini”. “Rasulullah yang lebih tahu”, jawabku. “Malam ini adalah malam nisfu Sya’ban, Allah mengawasi hambanya pada malam ini, maka Ia memaafkan mereka yang meminta ampunan, memberi kasih sayang mereka yang meminta kasih sayang dan menyingkirkan orang-orang yang dengki” (H.R. Baihaqi)

Peristiwa Nispu Sya'ban



peristiwa nisfu sya'ban


Adapun Peristiwa yang terjadi pada bulan Sya’ban adalah sebagai berikut:


1.Dipindahkan nya kiblat umat muslim yang bertepatan pada tanggal 15 sya'ban(Nisfu sya'ban), yang awalnya kiblat umat islam mengarah ke masjidil aqso(palestina) maka Allah berkenan memindahkan nya ke masjidil haram(Arab saudi).

2.Penyerahan Buku Amal selama setahun ke hadirat Allah SWT. Maksudnya ialah segala amal perbuatan kita selama satu tahun akan di serahkan atau dilaporkan kepada Allah mau itu amal baik dan buruk akan mendapat balasan yang setimpal. Istilah yang  sering kita sebut adalah tutup buku.
Sebagaimana hadits yang disampaikan sahabat Usamah bib Zaid ra. ; “Saya pernah berkata: Ya Rasulullah! Saya tidak melihat  Anda berpuasa penuh pada bulan lain, seperti puasa Anda di bulan Sya’ban ini? Beliau menjawab: Pada bulan ini adalah sebuah bulan yang banyak dilalaikan oleh umat manusia, dan dia berada diantara Rajab dan Ramadhan yang pada bulan tersebut seluruh amal manusia dilaporkan ke hadirat Allah, maka aku senang tatkala amal ibadahku dilaporkan sedang aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. An-Nasaiy).

3.Allah menentukan umur manusia, Pada bulan sya'ban khususnya pada malam Nisfu Sya’ban, Allah akanbmenentukan umur manusia.

Seperti dalam hadits Aisyah ra, yang pernah bertanya kepada Nabi SAW :
"Wahai Rasulullah, apakah bulan yang Anda paling sukai untuk melakukan puasa adalah bulan Sya’ban? Beliau menjawab: Sesungguhnya Allah pada bulan ini menetapkan setiap jiwa manusia yang akan mati pada satu tahun ke depan, maka aku senang tatkala ajalku tiba aku sedang dalam keadaan puasa.”

Amalan Nisfu Sya'ban


Malam Nisfu Sya'ban dan Keutamaannya

Untuk menghidupkan malam nisfu sya'ban bisa dengan amalan seperti:

1.Sholat sunnah
2.Banyak berdzikir
3.Banyak istighfar
4.Banyak berdo'a
5.Memperbanyak puasa sunnah.

Do'a Nisfu Sya,ban

اَللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَ لا يَمُنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا اْلجَلاَلِ وَ اْلاِكْرَامِ ياَ ذَا الطَّوْلِ وَ اْلاِنْعَامِ لاَ اِلهَ اِلاَّ اَنْتَ ظَهْرَ اللاَّجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَ اَمَانَ 
اْلخَائِفِيْنَ . اَللَّهُمَّ اِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِى عِنْدَكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقِيًّا اَوْ مَحْرُوْمًا اَوْ مَطْرُوْدًا اَوْ مُقْتَرًّا عَلَىَّ فِى الرِّزْقِ فَامْحُ اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقَاوَتِي وَ حِرْمَانِي وَ طَرْدِي وَ اِقْتَارَ رِزْقِي وَ اَثْبِتْنِىْ عِنْدَكَ فِي اُمِّ اْلكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَ قَوْلُكَ اْلحَقُّ فِى كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَ يُثْبِتُ وَ عِنْدَهُ اُمُّ اْلكِتَابِ. اِلهِيْ بِالتَّجَلِّى اْلاَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ الَّتِيْ يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍ وَ يُبْرَمُ اِصْرِفْ عَنِّيْ مِنَ اْلبَلاَءِ مَا اَعْلَمُ وَ مَا لا اَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ اْلغُيُوْبِ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلَّمَ . اَمِيْنَ

“ALLAAHUMMA YAA DZAL MANNI WALAA YUMANNU ‘ALAIKA YAA DZAL JALAALI WAL IKRAAM, YAA DZATH THAULI WALIN’AAM, LAA ILAAHA ILLAA ANTA, DHAHRUL LAAJIIN, WA JAARUL MUSTAJIIRIIN, WA AMAANUL KHAA IFIIN, ALLAAHUMMA IN KUNTA KATABTA NII ‘INDAKA FII UMMIL KITAABI SYAQIYYAN AW MAHRUUMAN AW MATHRUUDAN AW MUQTARRAN ‘ALAYYA FIR RIZQI, FAMHULLAA HUMMA BI FADLLIKA SYAQAAWATII WA HIRMAANII WA THARDII WAQ TITAARI RIZQII WA ATS-BITNII INDAKA FII UMMIL KITAABI SA’IIDAN MARZUUQAN MUWAFFAQALLIL KHAIRAAT. FA INNAKA QULTA WA QAULUKAL HAQQU FII KITAABIKAL MUNAZZALI ‘ALAA NABIYYIKAL MURSALI, YAMHUL LAAHUMAA YASYAA U WA YUTSBITU WA ‘INDAHUU UMMUL KITAAB. ILAAHII BITTAJALLIL AA’DHAMI FII LAILATIN NISHFI MIN SYAHRI SYA’BAANIL MUKARRAMIL LATII YUFRAQU FIIHAA KULLU AMRIN HAKIIM WA YUBRAM, ISHRIF ‘ANNII MINAL BALAA I MAA A’LAMU WA MAA LAA A’LAM WA ANTA ‘ALLAAMUL GHUYUUBI BIRAHMATIKA YAA ARHAMAR RAAHIMIIN.

Artinya:
“Ya Allah Tuhanku Pemilik nikmat, tiada ada yang bisa memberi nikmat atasMU. Ya Allah Pemilik kebesaran dan kemuliaan. Ya Allah Tuhanku Pemilik kekayaan dan Pemberi nikmat. Tidak ada yang patut disembah hanya Engkau. Engkaulah tempat bersandar. Engkaulah tempat berlindung dan padaMUlah tempat yang aman bagi orang-orang yang ketakutan. Ya Allah Tuhanku, jika sekiranya Engkau telah menulis dalam buku besarMU bahwa adalah orang yang tidak berbahagia atau orang yang sangat terbatas mendapat nikmatMU, orang yang dijauhkan daripadaMU atau orang yang disempitkan dalam mendapat rizki, maka aku memohon dengan karuniaMU, semoga kiranya Engkau pindahkan aku kedalam golongan orang-orang yang berbahagia, mendapat keluasan rizki serta diberi petunjuk kepada kebajikan. Sesungguhnya Engkau telah berkata dalam kitabMU yang telah diturunkan kepada RasulMU, dan perkataanMU adalah benar, yang berbunyi: Allah mengubah dan menetapkan apa-apa yang dikehendakiNYA dan padaNYA sumber kitab. Ya Allah, dengan tajalliMU Yang Mahabesar pada malam Nisfu Sya’ban yang mulia ini, Engkau tetapkan dan Engkau ubah sesuatunya, maka aku memohon semoga kiranya aku dijauhkan dari bala bencana, baik yang aku ketahui atau yang tidak aku ketahui, Engkaulah Yang Mahamengetahui segala sesuatu yang tersembunyi. Dan aku selalu mengharap limpahan rahmatMU ya Allah Tuhan Yang Maha Pengasih.

Mungkin itu sedikit menjelaskan tentang nisfu sya'ban mudah-mudahan ditahun ini kita semua bisa sampai pada malam nisfu sya'ban juga bisa mengamalkan apa saja yang harus dilaksanakan. Mudah-mudahan juga kita semua bertemu dengan bulan puasa penuh berkah ditahun sekarang ini..

Wallahua'lam..

0 Response to "Malam Nisfu Sya'ban dan Keutamaannya"

Post a Comment

dmca

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel