-->

Menyikapi Wabah Virus Corona / Covid-19 Dalam Islam

Menyikapi Wabah Virus Corona / Covid-19 Dalam Islam

Menyikapi wabah virus corona /covid-19 dalam islam
Menyikapi virus corona /covid-19
Doaislami - Virus corona atau covid-19 yang menjadi virus yang ditakuti oleh kebanyakan orang di dunia saat ini. Sehingga menghambat proses belajar mengajar, tatanan ekonomi, hiburan, pariwisata dan lebih miris nya juga menghambat proses peribadahan. Shalat berjamaah di mesjid, berkumpul dalam majlis ta'lim seakan tidak diperbolehkan dengan alasan virus corona, bahkan ada informasi yang beredar jika virus ini masih terus menyebar, maka shalat terawih yang selalu tak terpisahkan dengan bulan suci ramadhan & shalat id yang menjadi shalat penyambutan suka cita di hari kemenangan bagi umat islam akan ditiadakan. Banyak masjid² yang menjadi sepi, silaturahmi seakan terputus karena virus ini.

 Indonesia, negara yang dahulu di kagumi dunia karena tidak ada yang terjangkit virus corona, sekarang berubah sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan dua warganya terjangkit virus corona atau covid-19 (2/3/2020) "Tadi pagi saya dapat laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif Corona," Ujarnya
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan keduanya sekarang diisolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Terawan mengatakan keduanya "terkena di daerah Depok."
Ibu dan anak ini adalah orang Indonesia pertama yang terjangkit Corona. Sebelumnya, per 27 Februari 2020, di Indonesia ada 136 kasus suspect Corona.

Sejak saat itulah warga Indonesia semakin takut akan virus ini, karena virus yang belum ada obatnya ini sudah memasuki negara Indonesia. Ya, virus ini memang sangat ditakuti karena penyebaran nya yang begitu cepat, hanya dengan kontak langsung saja dengan orang yang terkena virus corona, seperti berjabat tangan maka kita akan ikut terjangkit virus itu. Bisa juga dengan melewati benda, benda apa saja yang sudah di sentuh oleh orang yang terjangkit virus corona lalu di sentuh oleh orang lain maka dengan mudah virus itu menyebar kepada penyentuh barunya. Seperti pegangan tangga, tombol lif atau benda lainya yang mungkin tidak pernah kita sadari. Virus ini juga bisa menyebar melalui kotoran orang yang terjangkit virus corona, seperti cairan hidung atau bersin.
Meski begitu sangat menakutkan namun faktanya 90% dari penderita dinyatakan bisa sembuh dan tidak selalu berujung kematian.


Namun bagaimana pun, kita selaku umat islam yang mempercayai adanya qadha dan qadhar Allah sudah sepatutnya tidak terlalu merisaukan tentang virus corona ini, karena bagaimana pun virus corona atau covid-19 ini merupakan salah satu makhluk Allah, ia takan menyerang manusia tanpa di izin kan oleh Sang pemiliknya yaitu Allah swt. Oleh karena itu, sudah sepatutnya saat kita takut akan apapun itu termasuk tentang virus corona ini berdoalah dan minta perlindungan kepada Allah, karena pevirus yang tak terlihat namun begitu menggemparkan dunia itu adalah salah satu makhluk Allah. Seharusnya kita lebih meramaikan rumah Allah (masjid) bukan malah mengosongkan nya, seharusnya kita berdoa agar dihindarkan dari malapetaka ini dan bukankah doa yang lebih dari 40 orang (berjamaah) itu lebih mustajab di banding doa orang yang sendirian.? Jika seperti itu, seharusnya perkumpulan di majlis ta'lim lebih di perbanyak bukan malah dihindari.

Bahkan di @istiqmh_berhijrah menyiarkan bahwa di China saja, negara yang merupakan biang dari virus corona sekarang ini shalat jumat disana di lakukan dengan berdesak desakan sampai ke tepi jalan, kenapa.? Karena mereka faham agar terhindar dari virus corona, mereka berdoa, beramai ramai mengagungkan Rabb nya, meminta perlindungan kepada yang semestinya. Mereka tidak takut terjangkit virus dengan berdesak desakan seperti itu, karena mereka yakin masalah sakit atau bahkan kematian sudah ada garis yang telah di tetapkan.

Memang dalam agama islam sendiri "lebih baik mencegah daripada mengobati" , nah dibawah ini beberapa cara untuk pencegahan virus corona menurut islam:

1. Berwudhu, jika perlu jangan sampai kita batal wudhu sehingga badan kita tetap bersih dan suci.

2. Jaga kebersihan sekitar, bukankah dalam islam sendiri "kebersihan itu sebagian daripada iman" jadi, seharusnya mereka yang memang beriman akan selalu menjaga kebersihan nya dan sudah pasti akan terhindar dari penyakit

3. Banyak berdoa, karena doa merupakan senjata paling ampuh bagi umat islam.

Pencegahan itu memang perlu kita lakukan, namun dalam kasus ini, Ayolah kita lebih buka mata dan pikiran kita. Jangan terlalu panatik sampai lupa jika kita punya Allah "Tuhan segala alam",  virus ini salah satu tentara Allah, lalu kenapa kita lebih takut pada makhluk-Nya bukan pada sang penciptanya.? Ayo ramaikan masjid, perbanyak berdoa, dekatkan diri pada Allah. Jangan takut! karena pada dasarnya kematian itu sudah di tetapkan. Mau di manapun, sedang apapun, sehat atau sakit, terjangkit virus corona atau tidak jika memang sudah waktunya maka ajal akan datang tanpa bisa di percepat atau di perlambat.
Wallahua'lam






LihatTutupKomentar

Dmca