-->

Doa Terlarang

Doa Terlarang

Doa Terlarang
Doa terlarang

Doaislami
- Jika pada artikel sebelum nya telah mebahas tentang kekuatan dari sebuah doa, maka untuk artikel kali ini lebih memperdalam dari doa itu sendiri, yaitu akan menjelaskan tentang apa sajakah kalimat yang Sangat Dilarang dalam  Berdoa (doa terlarang).

Pengertian Doa

Doa adalah ibadah, dimana di dalam nya merupakan cara seorang hamba untuk meminta atau memohon kepada sang Pencipta.
Baik meminta kesehatan, kemaslahatan, rezeki yang halal, atau apapun itu. Allah SWT sendiri sangat menyukai hamba-Nya yang selalu berdoa kepada-Nya, selaku seorang hamba kita menyadari bahwa diri ini jauh dari kata sempurna, lemah, hina dan tak berdaya. Maka sudah sepantasnya kita selalu berdoa memohon perlindungan kepada sang Maha segalanya.

Namun ternyata tidak setiap doa itu baik, ada sebahagian doa yang terlarang dan tidak di sukai Allah.

Macam-macam Doa yang dilarang

1. Berdoa hanya meminta kemaslahatan dunia saja.

Doa yang seperti ini di larang oleh Allah SWT karena sejatinya dunia merupakan jalan menuju akhirat bukan tempat tinggal yang harus begitu di nikmati dan hanya di gunakan untuk bersenang senang.

Sebagaimana Firman Allah SWT dalam Q.S Al-Baqarah : 200

فَإِذَا قَضَيْتُمْ مَنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَذِكْرِكُمْ آبَاءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا ۗ فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ

Artinya :

"Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah dengan menyebut Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang bendoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia", dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat."

2. Memohon ampunan untuk orang kafir.

Doa ini juga di larang, karena orang kafir tidak beriman kepada Allah.
Mereka telah menyekutukan Allah sepanjang hidupnya,jika pun kita berdoa untuk orang kafir yang telah meninggal dunia maka doa itu tidak akan di terima.

Ini berdasar pada masa Rasulullah saw, ketika itu Nabi melihat melakukan salat jenazah atas kematian Ibnu Ubay (pemimpin orang-orang munafik), maka turunlah firman-Nya dalam Q.S At-Taubah : 84, yang artinya (Dan janganlah kamu kamu sekali-kali menyalatkan jenazah yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu menggunakan kuburnya) untuk membantu menguburkannya atau menziarahinya.

Sesungguhnya mereka memilih kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik yaitu dalam keadaan kafir.

3. Memohon keburukan atas orang lain.

Berdoa untuk memohon keburukan atas orang lain tidak di benarkan, baik di sengaja ataupun tidak. Kecuali, bagi mereka yang telah di dzalimi itupun tidak boleh berlebih lebihan. Larangan doa ini tertuang dalam Q.S An-Nisa : 148

لَّا يُحِبُّ ٱللَّهُ ٱلْجَهْرَ بِٱلسُّوٓءِ مِنَ ٱلْقَوْلِ إِلَّا مَن ظُلِمَ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ سَمِيعًا عَلِيمًا
Artinya:
"Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".

4. Memaksa agar di kabulkan.

Berdoa semacam ini di larang karena sesungguhnya tidak ada satu pun makhluk yang dapat memaksa Allah SWT. Itu bukan hal yang baik, karena saat berdoa hendaklah sabar dan yakin atas doa yang kita panjatkan.

Jangan terburu buru, karena bisa jadi doa yang belum di kabulkan itu akan di ganti dengan yang lebih baik. Atau di gantikan dengan pahala di akhirat kelak, karena setiap yang di inginkan manusia belum tentu yang terbaik baginya, Allah lah yang lebih tau mana yang terbaik bagi hambanya.

Jadi jangan lah memaksa agar segera dikabulkan, karena boleh jadi penundaan itu yang terbaik bagi nya.

5. Meminta keburukan untuk diri sendiri, anak, pembantu ataupun harta.

Setiap manusia pasti selalu mendapatkan ujian dalam hidup nya, namun di saat tertimpa musibah atau sedang merasa jatuh janganlah berdoa memohon keburukan atas diri sendiri, anak, pembantu atau harta yang dimiliki.

 Baik itu sengaja atau pun tidak di sengaja, sebagaimana hadist Nabi saw yang artinya "Rasulullah SAW telah bersabda: ‘Jangan mendoakan bencana atas dirimu sendiri, anak-anakmu ataupun harta hartamu. Jangan-jangan hal itu bertepatan dengan saat pengabulan doa oleh Allah SWT’.” (H.R Abu Daud & Muslim)

6. Menyegerakan azab di dunia

Karena takut akan azab nya di akhirat, sehingga meminta agar menyegerakan azab itu di dunia merupakan hal yang di larang, alih alih takut karena azab di akhirat terbilang lebih lama namun tindakan seperti ini ceroboh dan tidak di perbolehkan.

7. Berdoa agar segera mati

Berdoa agar di segerakan mati karena sebuah musibah itu dilarang, selain menunjukan bahwa tidak ridha terhadap apa yang menjadi takdirnya juga tidak akan mendatangkan kemaslahatan, bahkan memutuskan kenikmatan dunia yang seharusnya masih bisa terus di nikmati dikemudian hari oleh nya.

Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَتَمَنَّيَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمُ المَوْتَ لِضُرٍّ نَزَلَ بِهِ، فَإِنْ كَانَ لاَ بُدَّ مُتَمَنِّيًا لِلْمَوْتِ فَلْيَقُلْ: اللَّهُمَّ أَحْيِنِي مَا كَانَتِ الحَيَاةُ خَيْرًا لِي، وَتَوَفَّنِي إِذَا كَانَتِ الوَفَاةُ خَيْرًا لِي

Janganlah salah seorang di antara kalian berangan-angan untuk mati karena musibah yang menimpanya. Kalau memang harus berangan-angan, hendaknya dia mengatakan, “Ya Allah, hidupkanlah aku jika kehidupan itu baik untukku. Dan matikanlah aku jika kematian itu baik bagiku.” (HR. Bukhari no. 6351, 5671 dan Muslim no.2680)

8. Mengucapkan "Jika engkau berkenan maka kabulkan lah doa hamba tersebut"

Kalimat tersebut mungkin terasa lembut dan tidak ada unsur paksaan apapun.
Namun ternyata Rasulullah saw tidak lah menyukai kalimat tersebut, karena terkesan tidak bersungguh sungguh.

Padahal salah satu faktor doa itu cepat terkabul adalah berdoa dengan rasa sungguh sungguh dan berkeyakinan akan di kabulkan oleh Allah SWT.

  Ibnu Abdul Bar berpendapat bahwa kalimat tersebut haram digunakan dalam berdoa, sedangkan Imam Nawawi berpendapat jika kalimat tersebut makruh dalam berdoa.

Setelah mengetahui tentang apa sajakah Kalimat yang sangat dilarang dalam Berdoa (Do'a Terlarang), Mari kita Sama-Sama belajar termasuk Admin agar tidak sampai berdoa seperti doa terlarang yang telah di jelaskan di atas.
Aamiinn





LihatTutupKomentar

Dmca