-->

Panduan dan Tata Cara Sholat dhuha (Waktu,,Doa dan Dzikir)

Panduan Sholat dhuha:Tata Cara Waktu,Doa dan Dzikir


Tata Cara Sholat Dhuha Panduan Lengkap
Tata Cara Sholat Dhuha Panduan Lengkap

'
Doaislami -  Ketika membahas sholat dhuha banyak hal yang harus kita ketahui diantaranya ,Fadilah Sholat dhuha Tata cara sholat dhuha waktu yang tepat sholat dhuha ,Dzikir setelah sholat dhuha di tutup dengan Doa setelah shalat dhuha.

Tapi sebelum membahas sholat dhuha Mari kita pelajari dulu apa itu sholat dan sunnah.supaya kita paham dan mengerti 

Pengertian Sholat Dan Sunnah

Sebelum kita bahas sholat sunnah kita artikan dulu apa itu Sholat dan apa itu sunnah?

Shalat secara bahasa bermakna do’a, sedangkan menurut istilah shalat adalah merupakan suatu ucapan dan perbuatan yang diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam dengan rukun dan syarat tertentu.

Sedangkan sunnah secara istilah adalah segala sesuatu yang datang dari nabi Muhammad saw, baik perkataan, perbuatan, ketetapan/taqrir. Sedangkan menurut ahli fiqih, sunnah adalah yang apabila kita mengerjakannya mendapat pahala dan apabila kita meninggalkannya tidak apa apa. Itu artinya tidak mendapat dosa dan siksa.

Shalat sunnah adalah shalat yang dikerjakan diluar shalat fardhu. Yang merupakan pahala shalatnya sebagai pelengkap shalat fardhu

Shalat sunnah tidak ada salahnya kita lakukan meskipun dinamai sunnah tidak wajib tapi tidak ada ruginya apabila kita melaksanakan salah satu sunnah rasul ini. Karena dari shalat sunnah sendiri dapat memberi banyak fadilah bagi yang melaksanakan nya.

Shalat sunnah banyak macamnya seperti shalat sunnah tahajud, Dhuha, witir, hajat, istikhoroh dan shalat sunnah yang lainnya.

Disini akan menjelaskan tentang apa itu shalat sunnah duha?

Pengertian Sholat Dhuha

shalat Dhuha

Shalat sunnah dhuha adalah shalat sunah yang dilakukan seorang muslim ketika waktu dhuha.
Waktu dhuha itu terdapat pada Waktu waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu Dzuhur kira-kira pukul 11:00 .Jumlah rakaat shalat dhuha minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat.

Adapun dalil tentang shalat dhuha:

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَفِي كُلِّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى

Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah,amar makruf nahi munkar adalah sedekah. Semua itu tercukupkan dengan shalat dua rakaat yang dilakukan di waktu dhuha.’

Sabda Rasulullah SAW. Diatas menjelaskan bahwa setiap pebuatan baik adalah sedekah dan sedekah itu bisa tercukupkan dengan hanya melakukan shalat sunnah dua rakaat yang dilakukan waktu dhuha (shalat dhuha). Terbayang jika kita melakukan shalat dhuha setiap harinya maka 360 hari dalam setahun itu kita sudah bisa bersedekah.Allah Subhanahu wa Ta’ala mensyariatkan shalat-shalat sunnah untuk menyempurnakan ibadah shalat wajib yang terkadang tidak dapat sempurna pahalanya. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ فَإِنْ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ فَيُكَمَّلَ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنْ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ يَكُونُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ

Sungguh, amalan hamba yang pertama kali dihisab dari seorang hamba adalah shalatnya. Apabila bagus maka ia telah beruntung dan sukses, dan bila rusak maka ia telah rugi dan menyesal. Apabila shalat wajibnya kurang sedikit, maka Rabb ‘Azza wa Jalla berfirman, ‘Lihatlah, apakah hamba-Ku itu memiliki shalat tathawwu’ (shalat sunnah)!’ Lalu, dengannya disempurnakanlah kekurangan yang ada pada shalat wajibnya tersebut kemudian seluruh amalannya diberlakukan demikian.” (Hr. at-Tirmidzi)

Hadits diatas mengatakan bahwa amalan pertama yang akan ditanyakan dan dipertanggung jawabkan adalah shalat nya seseorang . lalu bagaimana jika shalat nya itu tidak bagus dan ada kekurangan? Maka sempurnakan lah shalat itu dengan shalat sunnah dan shalat sunnah dhuha bisa menjadi pelengkap bagi shalat wajib.

Fadilah Shalat Dhuha

Fadilah Shalat Dhuha


1. Waktu Tepat Agar Doa Diijabah

Fadilah yang pertama shalat dhuha merupakan shalat yang pada waktu dilaksanakannya maka waktu itu adalah waktu yang tepat agar do'a kita cepat dikabulkan Allah SWT.

Karena pada waktu dhuha itu para malaikat turun ke bumi untuk menyaksikan siapa saja yang melaksanakan shalat.

Jadi, boleh saja jika kamu berdoa untuk mendapatkan jodoh pada waktu shalat dhuha, maka bukan tidak mungkin doa akan dikabulkan oleh Allah Swt. Karena Allah maha pengasih lagi maha penyayang.

2. Dimudahkan Segala Urusan

Manfaat shalat dhuha yang kedua adalah bisa memudahkan segala urusan kamu. Allah akan mudahkan dan lancarkan setiap urusan yang kamu punya.....ajaib bukan?

3. Wajah Kelihatan Lebih Bercahaya

Manfaat keempat yaitu wajah akan terlihat lebih bercahaya. Tanpa harus pake make'up ataupun Berdand,karena ini cerah alami.

Wajah mereka yang terlihat bercahaya dikarenakan seringnya berwudhu . ketika sebelum melaksanakan shalat.

4. Terlihat Awet Muda

Masih berkaitan dengan kecantikan, manfaat shalat dhuha bisa membuat wajah kamu terlihat awet muda.

Air wudhu yang menyapu wajah akan membuat kulit muka segar dan lembap. Maka akan tetap terlihat muda.Siapa sih yang tidak menginginkan wajahnya terlihat awet muda !!!

5.Bernilai Sedekah

shalat dhuha bernilai shadaqah bagi seluruh persendian tubuh manusia. Nabi SAW bersabda:

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ 

بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى

Di pagi hari, setiap persendian di antara kalian diharuskan untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (subhanallah) dapat menjadi sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) dapat menjadi sedekah, setiap bacaan tahlil (la ilaha illa Allah) dapat menjadi sedekah, setiap bacaan takbir (Allahu Akbar) dapat menjadi sedekah, setiap amal ma’ruf (mengajak pada kebaikan) adalah sedekah, dan setiap nahi munkar (menjauhi kemungkaran) adalah sedekah. Dan itu semua bisa diraih dengan dua rakaat shalat dhuha. (HR. Muslim).

Dengan hanya melaksanakan shalat dhuha dua rakaat maka kamu sudah mengeluarkan sedekah.

6.Diampuni Dosa

Dengan hanya melaksanakan shalat dhuha dua rakaat maka Allah akan mengampuni dosa hamba-Nya yang memohon ampun pada-Nya. Seperti di sebutkan dalam sebuah hadits:

Dalam hadits riwayat At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dijelaskan bahwa orang yang membiasakan shalat dhuha dosanya akan diampuni oleh Allah SWT, meskipun dosa tersebut sebanyak buih di lautan. Rasulullah bersabda sebagai berikut.

من حافظ على شفعة الضحى غفرت له ذنوبه وإن كانت مثل زبد البحر

Artinya, “Siapa yang membiasakan (menjaga) shalat dhuha, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.” (HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Mungkin itu beberapa fadilah atau manfaat dari melaksanakan shalat sunnah dhuha.

Niat Sholat Dhuha

Sholat Dhuha Dibaca Ketika Takbirotul ihram,Bacaannya ialah Sebagai Berikut :
“Usholli Sunnatadh dhuhaai Rok'ataini Mustaqbilal Qiblati Adaa'an Lillaahi Ta’aala”

Artinya : “Aku niat Sholat sunnah Dhuha Dua Rakaat Dengan menghadap Kiblat Karena allah Ta’ala”


Bacaan Ini dilafalkan Dalam Hati


Niat Sholat Dhuha

Tata Cara Sholat Dhuha

Tata Cara Shalat Dhuha 2 Rakaat

Untuk tata cara shalat dhuha 2 rakaat adalah sebagai berikut:

1.Niat shalat dhuha
2.Takbirotul Ihram
3.Membaca Doa Iftitah (Sunnah)
4.Membaca Surah Al-Fatihah
5.Membaca Surah Ad-Dhuha
6.Ruku’ dengan tuma’ninah
7.I’tidal dengan tuma’ninah
8.Sujud dengan tuma’ninah
9.Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
10.Sujud kedua dengan tuma’ninah
11.Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
12.Membaca Surah Al-Fatihah
13.Membaca Surah As-Syams
14.Ruku’ dengan tuma’ninah
15.I’tidal dengan tuma’ninah
16.Sujud dengan tuma’ninah
17.Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
18.Sujud kedua dengan tuma’ninah
19.Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah
20.Salam
21.Membaca doa shalat dhuha

Diatas adalah tata cara sholat dhuha 2 rakaat.selesai mengerjakan shalat dhuha dianjurkan untuk banyak berdoa.

Do'a Setelah Sholat Dhuha

Do'a Setelah Sholat Dhuha

Setelah membacakan niat, lakukan tata cara shalat pada umumnya yang terdiri dari 2 rakaat.

Membaca doa setelah shalat disunahkan sesuai dengan ajaran Rasulullah. Berikut bacaan doa shalat dhuha lengkap beserta artinya:

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ

Allahumma innad-duhaa'a duhaa'uka wal bahaa'a bahaa'uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal 'ismata 'ismatuka.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu."

اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا 

فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa'i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba'iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa'ika wa bahaa'ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita 'ibaadakash-shalihiin.

Artinya: "Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh."

Waktu Yang Diperbolehkan Sholat  Dhuha


Waktu Mengerjakan Shalat Dhuha
Waktu shalat dhuha berlangsung beberapa jam, dimulai sejak Matahari terbit (naik) hingga condong ke barat. Waktu shalat dhuha sendiri terbagi menjadi dua bagian:


1. Awal Waktu Sholat Dhuha

Untuk awal waktu shalat dhuha ini dimulai 20 menit setelah Matahari terbit. Ini sesuai dengan keterangan hadist yang diriwayatkan oleh ‘Amr bin ‘Abash.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “ Kerjakanlah shalat subuh kemudian tinggalkanlah shalat hingga matahari terbit, sampai matahari naik. Ketika matahari terbit, ia terbit di antara dua tanduk setan, saat itu orang-orang kafir sedang bersujud (menyembah Matahari).” (HR. Muslim)

2. Akhir Waktu Sholat Dhuha

Akhir waktu shalat dhuha ini adalah 15 menit sebelum masuk waktu shalat zhuhur.

Namun waktu terbaik atau utama mengerjakan shalat dhuha adalah di waktu yang akhir atau seperempat siang, yaitu dalam keadaan yang semakin panas. Itu sesuai dengan hadist yang diriwayatkan oleh Zaid bin Arqam.

Zaid bin Arqam melihat orang-orang mengerjakan shalat dhuha (di awal pagi). Dia berkata, “ Tidakkah mereka mengetahui bahwa shalat di selain waktu ini lebih utama. Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Shalat orang-orang awwabin (taat; kembali pada Allah) adalah ketika anak unta mulai kepanasan’.” (HR. Muslim)

Dzikir Setelah Sholat Dhuha


Dianjurkan setelah Shalat Dhuha memperbanyak bacaan istiqfar dan tasbih
Kenapa dianjurkan membaca istiqfar dan tasbih??

Karena hakikatnya bukan Doa-doa kita atau fadilah shalat Dhuha yang tidak makbul akan tetapi banyak Doa-doa kita yang terhalalang oleh dosa kita sendiri.
oleh karena itu dengan banyak membaca istiqfar dan tasbih mengurangi beban-beban dosa kita agar doa kita Cepat terkabul.

Mungkin itu sekilas dari penjelasan mengenai shalat sunnah dhuha. Mari kita semua belajar termasuk Admin.





LihatTutupKomentar

Dmca