Widget HTML Atas

Pacaran Menurut Islam dan Dampak Pacaran di Zaman Now

Pacaran Menurut Islam dan Dampak Pacaran di Zaman Now

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Pacaran Menurut Islam,Batasan dan Larangannya
Pacaran menurut islam dan dampak

Doaislami - Dikalangan anak muda kata 'Pacaran' bukanlah sesuatu yang asing. Jika antara laki-laki dan perempuan suka sama suka ahirnya hubungan antara keduanya mereka sebut dengan istilah pacaran dantidak tau apa hukum dari pacaran mereka beranggapan hubungan itu adalah cara agar bisa menuangkan kasih dan sayang saling berbagi cinta satu sama lain tanpa mereka berfikir hal apa saja yang tidak diperbolehkan oleh islam.

Dalil tentang larangn pacaran


Dalil tentang larangan pacaran

Dalam islam terdapat larangan berikhtilat atau berdua duaan bebaur nya antara laki-laki dan perempuan bukan mahram.
Sebagaimana firman Allah SWT:

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى

Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu …” (QS. Al-Ahzab[33]: 33)

Ayat diatas berisi tentang perintah Allah kepada perempuan untuk tetap tinggal dirumah mereka larangan bagi para wanita untuk berkeliaran diluar rumah. Dan larangan kepada wanita bertingkah seperti orang-orang jahiliyah Zaman penuh kebodohan yang mana wanita-wanita tidak mematuhi perintah Allah SWT.
Diatas disebutkan 'hendaklah kamu tetap dirumahmu' perintah itu menunjukkan bahwa dilarangnya berikhtilat berbaur antara laki-laki dan perempuan.

Batasan-batasan hubungan laki-laki dan perempuan

Batasan-Batasan Hubungan laki-laki dan perempuan,seperti yang kita tahu batasan antara laki-laki dan perempuan di era modern ini sangatlah kecil seperti sudah menjadi kebiasaan antara laki-laki dan perempuan melakukan aktifitas secara bersamaan.Padahal, terdapat batasan-batasan antara mereka. Banyak dari mereka yang tidak mengetahui batasan-batasan antara laki-laki dan perempuan,Batasan nya seperti:
  • Tidak boleh berjabat tangan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram
  • Tidak boleh bermesraan tanpa ikatan Halal.
  • Tidak boleh bebicara berdua duaan apalagi ditempat sepi.
Mungkin itu beberapa contoh batasan bagi laki-laki dan perempuan masih banyak batasan-batasan dan larangan bagi laki-laki dan perempuan yang bukan mahram. Namun,kini batasan-batasan itu seperti dinding yang Sudah roboh Tidak dapat dipungkiri sekarang ini orang yang pacaran baik tua dan muda sudah dianggap menjadi hal wajar dalam merajut kasih sebelum ke jenjang pernikahan. Mereka berfikir dengan jalan pacaran adalah ajang temukan jodoh. Padahal Sudah jelas dalam Firman Allah SWT QS .Al-israa` ayat 32.

Allah SWT berfirman:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰۤى اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً   ۗ  وَسَآءَ سَبِيْلًا

"Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk."
(QS. Al-Isra' 17: Ayat 32)

Ayat diatas melarang keras untuk tidak mendekati zina. Dan pacaran adalah salah satu cara mendekati zina tersebut . mendekatinya saja sudah tidak boleh apalagi melakukan perzinahan. Mengapa pacaran dilarang islam? Karena dengan jalan pacaran tidak menutup kemungkinan zina itu terjadi ,Islam sendiri sudah sangat apik dalam membatasi hal-hal yang dapat mendekati perbuatan zina Namun, karena keimanan seseorang yang lemah tidak mampu menjalan kan apa yang sudah dilarang Allah. Jika demikian, lalu bagaimana antara laki-laki dan perempuan suka sama suka agar dapat saling berbagi kasih menuai cinta rasa suka dan sayang yang tumbuh? Dalam hal ini Allah sudah memberi jalan bagi orang-orang yang mencintai Lawan jenisnya Hendaklah mereka menahan Rasa sampai pada akhirnya mereka siap untuk menikah.

Ayat tentang larangan berzina

Ayat tentang berpasang pasangan

Cinta itu fitrah seseorang yang memang tidak dapat dibendung setiap aliran nya. Mengenai
Pacaran itu sendiri banyak orang melakukan nya karena mereka beranggapan cara mencari jodoh itu dengan pacaran ,mereka khawatir jika tidak pacaran maka mereka tidak dapat temukan jodoh Padahal sudah jelas Allah ciptakan Manusia berpasang-pasangan bahkan hewan saja Allah ciptakan berpasang-pasangan. Jangan takut tidak memiliki jodoh .

Sebagaimana firman Allah SWT:
surat Az-Zariyat Ayat 49 yeng memiliki arti sebagai berikut:

Dan segala sesuatu akan Kami Ciptakan Berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah”. QS Az- Zariyat Ayat 49.

Ayat diatas adalah janji Allah bahwasanya Allah ciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan Siang dan malam ,langit dan bumi ,bulan dan bintang begitupun Allah ciptakan Manusia berpasang-pasangan.

Maka dari itu janganlah kalian melewati batasan larangan Allah SWT termasuk pacaran. Karena pacaran bisa termasuk kedalam kemaksiatan yang dapat berujung zina. Allah sudah siapkan Jodoh kita jauh sebelum kita lahir . Tugas kita adalah untuk terus memperbaiki diri hingga pada akhirnya Allah pertemukan antara tulang rusuk dan tulang punggung itu di waktu yang tepat.

Di zaman now ini tidak sedikit membenarkan perkara yang salah.  Perkara yang mereka anggap baik padahal sama saja buruknya. Seperti contohnya ia mengatakan 'Pacar saya shalih/shalihah sering mengingatkan akan kebaikan mengingatkan shala dan kebaikan yang lainnya'.

Tidak ada pacar shalih/shalihah karena orang shalih dan shalihah tidak mau dan tidak akan pacaran.
Bagaimana dengan kasus seorang akhwat dia tidak berpacaran Karena ia tau akan larangan Allah perihal itu. ia hanya memiliki seorang kenalan laki-laki dan tidak mengajak dia pacaran melainkan mengajak dia ke jenjang pernikahan. ia sadar selama ini dia berkomunikasi via elektronik setiap harinya dan itu sama saja seperti orang pacaran.
Memang zaman sekarang ini sulit menemukan orang yang benar-benar bisa menjauhi salah satu larangan Allah yang satu ini (pacaran).


Dampak negatif pacaran

 Dampak negatif pacaran

Karena kebanyakan tidak tahu apa saja dampak buruk dari pacaran itu sendiri. Tentunya bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Merugikan diri sendiri maksudnya adalah dengan berpacaran merasakan sakit hati dari pasangan nya pasti ada belum lagi karena pacaran mendekati zina maka kemungkinan yang terjadi seperti hamil diluar nikah karena pacaran yang tiada batasan bisa terjadi . Anak dari hasil perzinahan tersebut tidak ada hubunga nasab dengan walinya hanya ada hubungan secara biologis saja. jika anak yang lahir adalah perempuan maka ayahnya tidak bisa menjadi wali pernikahan nya . menurut KH.Taufik, adalah hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Abdullah bin Amr bin Ash, beliau mengatakan,

قَضَى النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ مَنْ كَانَ مِنْ أَمَةٍ لَمْ يَمْلِكْهَا أَوْ مِنْ حُرَّةٍ عَاهَرَ بِهَا فَإِنَّهُ لا يَلْحَقُ بِهِ وَلا يَرِثُ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi keputusan bahwa anak dari hasil hubungan dengan budak yang tidak dia miliki, atau hasil zina dengan wanita merdeka TIDAK dinasabkan ke bapak biologisnya dan tidak mewarisinya… (HR. Ahmad, Abu Daud, dihasankan Al-Albani serta Syuaib Al-Arnauth).

Hadits diatas menyebutkan anak dari hasil perzianahan tidak ada hubungan nasab dengan ayanhnya dan tidak mendapat bagian warisan.

Sebagaimana hadits Yang Mengatakan: Dalam riwayat,dari Ibnu Abbas, dinyatakan,

وَمَنِ ادَّعَى وَلَدًا مِنْ غَيْرِ رِشْدَةٍ فَلاَ يَرِثُ وَلاَ يُورَثُ

Siapa yang mengklaim anak dari hasil di luar nikah yang sah, maka dia tidak mewarisi anak biologis dan tidak mendapatkan warisan darinya.” (HR. Abu Dawud, kitab Ath-Thalaq, Bab Fi Iddi’a` Walad Az-Zina no. 2266)

Maka dari itu hindari perzinahan dengan cara menjauhi segala sesuatu yang mendekati zina tersebut yaitu dengan cara jauhi pacaran.yakinlah tanpa pacaran kamu akan dipertemukan dengan jodohmu dan menikah dengan orang yang sudah Allah gariskan untukmu. Allah sudah siapkan jodoh terbaik untukmu.
Allah SWT. Berfirman:

Hai manusia,bertakwalah kepada Tuhan-Mu yang menciptakan kamu dari satu jiwa dan darinya juga Dia menciptakan jodohnya, dan mengembangbiakan dari keduanya banyak laki-laki dan perempuan, dan bertakwalah kepada Allah swt. yang dengan nama-Nya kamu saling bertanya, terutama mengenai hubungan tali kekerabatan. Sesungguhnya Allah swt. adalah pengawas atas kamu”. QS An Nisa ayat 1.

Allah perintah kan kepada manusia untuk bertawakal masalah jodoh tanpa pacaran pun akan ada saatnya nanti dipertemukan. tetap berdo'a dan ikhtiar tapi ingat pacaran bukan ikhtiar temukan jodoh.

Mari kita sama-sama belajar termasuk Admin mudah mudahan bisa melaksanakannaya.Aamiinn


وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

2 comments for "Pacaran Menurut Islam dan Dampak Pacaran di Zaman Now"

Post a Comment

Berlangganan via Email